Skip to main content

4 Tips Merawat Cat Rumah Dinding Anda Agar Tidak Mudah Rusak


4 Tips Merawat Cat Rumah Dinding Anda Agar Tidak Mudah Rusak. Mendesain rumah tentu menjadi kegiatan menyenangkan terutama bagi anda yang ingin memiliki rumah impian anda bukan. Tentunya ketika anda mendesain rumah, anda akan disibukkan dengan beberapa hal yang mungkin akan membuat anda kewalahan. Salah satunya adalah adalah pemilihan cat rumah. 


Tips merawat cat rumah dengan tepat 

Jika anda ingin mendapatkan cat tembok yang awet maka anda bisa mempertimbangkan untuk memilih cat rumah yang bagus. Biasanya cat yang berkualitas ini memiliki karakter mudah diserap oleh dinding dibandingkan dengan cat yang tidak berkualitas. Tak sampai disitu saja, jika anda sudah mengaplikasikan cat rumah anda, anda juga harus memberikan perawatan yang ekstra agar cat dinding anda tersebut tidak mudah pudar ataupun mengelupas. 

Inilah pentingnya untuk mengetahui tips merawat cat rumah anda. Jika anda belum tahu cara merawat cat dinding dengan tepat maka anda bisa menyimak tips dibawah ini segera

1. Bersihkan terlebih dahulu permukaan yang akan di cat 

Jika anda ingin memiliki cat dinding yang awet dan tahan lama maka anda juga harus mengetahui bagaimana cara mengecat dinding yang benar dan tepat terlebih dahulu. Hal ini mungkin banyak diremehkan oleh sebagian besar orang. Karena mereka terlalu semangat untuk memiliki dinding rumah impian mereka. 

Sebelum anda memutuskan untuk melakukan pengecatan maka sebaiknya anda memastikan jika dinding yang akan dicat tersebut sudah bersih tanpa adanya noda ataupun debu yang tebal. Hal ini bukan tanpa alasan karena debu atau kotoran yang menempel tersebut membuat cat tidak bisa menempel dengan baik sehingga akan lebih mudah untuk mengelupas. 

Lain halnya jika dinding rumah anda sudah berlumut maka sebaiknya anda bisa menyiramkan dengan menggunakan cairan kaporit. Cairan ini ternyata dapat membantu anda untuk membunuh benih jamur. 

2. Pastikan dinding sudah dalam keadaan kering 

Jika anda sudah membersihkan jamur ataupun lumut yang menempel pada dinding yang akan dicat maka berikutnya anda harus memastikan jika dinding tersebut sudah kering. Hal ini tidak lain adalah untuk membuat cat dinding rumah anda lebih tahan lama dan awet. Jika belum kering, sebaiknya anda bisa menunggunya hingga kering. Jangan paksakan mengecat dalam keadaan dinding basah. 

3. Bagaimana cara mengaplikasikan cat 

Anda juga harus mengetahui bagaimana cara mengaplikasikan cata pada dinding rumah anda. Sebaiknya anda juga harus mempertimbangkan untuk menggunakan cat pelapis tipis terlebih dahulu. Dengan adanya lapisan cat tipis inilah bisa bertujuan agar warna cat utama bisa lebih kuat dan tahan lama.

Tak hanya itu, anda juga sebaiknya menunggu hingga warna cat tersebut kering. Tips dalam melakukan pengecatan rumah sebaiknya anda menghindari untuk mengecat rumah ketika cuaca tengah mendung karena jika hujan maka bisa mengenai cat tembok anda terutama jika anda mengecat dinding rumah bagian luar. Apabila sudah terkena air hujan maka akan membuat cat tidak merekat dengan sempurna. 


4. Sesuaikan cat dengan bahan dinding

Agar cat yang anda miliki dapat bertahan lama maka usahakan untuk memilih cat dinding sesuai dengan bahan dinding. Cat untuk dinding tembok tentu berbeda dengan cat dinding kayu. Hal ini tidak lain karena biasanya cat dinding tembok memiliki tekstur yang lebih tebal untuk melapisi semen agar tertutup dengan sempurna. 

Itulah cara tepat untuk mendapatkan dinding rumah yang awet dan tahan lama. Untuk anda yang sedang mencari cat rumah yang berkualitas, anda bisa mengandalkan Asian Paints

Comments

  1. Suka warna catnya di gambar itu, kuning nya bikin cerah.

    ReplyDelete
  2. Terima kasih tips nya ya.. mumpung lagi beres2 rumah bisa kami praktekkan nih..

    ReplyDelete
  3. Waena-warni Asian Paints bagus, ya, Mbak. Tips yang diberikan sangat berfaedah bagi saya jika kelak akan membangun rumah impian di tanah milik sendiri bareng anak dan suami.
    Mengecat tak bisa dilakukan secara sembarangan, ada tekniknya dan cara sapuan yang tepat kala mengaplikasikan cat ke tembok.

    ReplyDelete
  4. Bermanfaat sekali nih tipsnya. Untuk memiliki dinding yang cantik harus memilih cat berkualitas dan tepat penerapannya ya.

    ReplyDelete
  5. Terimakasih tipsnya, Mba. insyaallah mau tak praktekkan saat mengecat rumah kami nanti :)

    ReplyDelete
  6. saya kemarin ngecat kamar gak dibersihin dulu hehehe salah berarti :D masih ada niat mau ngecat kamar satunya sih dicoba deh mba tipsnya, makasih ya :)

    ReplyDelete
  7. Baca artikel ini pas banget pengen ganti cat rumah, dan memang mesti dirawat dengan baik ya biar tahan lama, warna cat Asia Paint tuh cerah ya

    ReplyDelete
  8. Inilah yang akan memperindah ruangan. Bikin keluarga betah di rumah . Tembok rumah yang di cat warna-warni tembok rumah juga bikin beda dari rumah tetangganya

    ReplyDelete
  9. Ternyata memiliki rumah dengan dinding yang bagus juga ada tipsnya ya. Saya nggak ngeh selama ini ;p

    ReplyDelete
  10. Rumahku catnya sering lembab dan akhirnya berjamur. Kayaknya ada yang salah prosesnya ketika mengecat dulu. Padahal belum sampai dua tahun lho

    ReplyDelete
  11. Kualitas catnya juga harus bagus. Waktu masih mahasiswa, saya pernah mau ngecat kamar pakai uang sendiri. Sebetulnya bisa aja minta beliin cat ke orang tua, tetapi sayanya aja yang pengen coba-coba mandiri. Beli lah cat murah meriah ala kantong mahasiswa hahaha.

    Hasilnya gak ada bagusnya sama sekali. Udah berkali-kali dipulas tetap aja jelek. Ujung-ujungnya orang tua juga yang keluarin uang buat cat bagus hehehe.

    Kalau Asian Pant termasuk bagus kan, ya. Jadi gak mengalami pengalakan kayak saya :D

    ReplyDelete
  12. Cat dinding rumah bagian luar udah mulai terkelupas jadi tips ini bisa diterapkan. Noted dan segera lapor suami hehe.

    ReplyDelete
  13. Urusan cat sih suami yang piawai, kan emang itu pekerjaannya ya. Aku bagian setuju aja soal pilihan warna, karena dia lebih pinter

    ReplyDelete
  14. Kalo aku soal cat mengecat serahin aja ke suami dan tukang, Mbaa. Biasanya suami lebih tahu mana yang bagus sih :D

    ReplyDelete
  15. Cat tembok rumah yang kusewa semuanya luruh , retak, gugur dan membuat tak sedap dipandang mata. Kesel sebetulnya. Kenapa rumah yang bagus begini, cara mengaplikasikan cat untuk tembok kok ndak profesional. Kan akyu jadi agak khawatir tuh, luruhan cat tembok bakalan berbahaya ke tubuh. Tapi semoga ndak apa apa sih. Tipsnya oke banget Mbak Noor

    ReplyDelete
  16. Jadi, supaya hasilnya baik, nggak boleh asal dalam mengaplikasi cat, ya. Nggak langsung tempel gitu. Makasih tipnya, Mbak.

    ReplyDelete
  17. Wah, jadi inget rumahku yang udah gak dicat lagi sejak 3-5 tahunan deh. Semoga lebaran nanti bisa ganti cat rumah. Udah beladus. :D

    ReplyDelete
  18. cat dinding yang udah terkelupas, itu gimana ya? Apa kita timpa cat lagi, atau kita kelupas aja sekalian semuanya baru dicat ulang? Terus, mengantisipasi supaya ga terkelupas lagi, gimana ya? Terima kasih.

    ReplyDelete
  19. Bwrmanfaat sekali tipsnya mbak. Oya saya suka dengan warna-warna cat yang terang. Sepertinya kualitas cat merk Asian Paints ini bagus ya mbak. Boleh dicoba nih.

    ReplyDelete
  20. Satu lagi mbak, beri anak anak kecil papan tulis yang luas biar merrka nggak gambar di dinding hihihi. Tapi kok susah ya, tetap aja anakku gambar gambar di dinding...
    Tp gpp sih, masih bisa di tutyp cat lagi kan..

    ReplyDelete
  21. Milih cat itu memang mending bagus sekalian jadi awet dan dua kali kerja heheheheh

    ReplyDelete
  22. Kemarin mas suami juga sebelum mengecat rumah
    dibersihkan dulu temboknya biar aman, ternyata ini bikin awet catnya juga
    wah masih banyak tips lainn yang kece harus bener-bener dicatet ini

    ReplyDelete
  23. Entahlaahh, di dinding luar sudah pakai tips itu. Tetapi kenapa catnya belum 6 bulan sudah terkelupas ya?

    ReplyDelete
  24. thanks for the tips yaaa mba..aku juga muali perhatikan cat-cat tembok di rumahku nih, terutama yang di kamar anak-anak juga

    ReplyDelete
  25. Nah, aku punya problem yang udah bertahun-tahun nih soal ngecat. Entah mengapa ya, tembok di rumahku itu sering banget berair. Kata pembuat bangunannya sih karena permukaan air amat dekat dengan dasar lantai rumah. Jadinya air akan selalu merembet naik ke atas. Jadi deh dindingnya clemong2 kalau dicat, meskipun pada awalnya baik2 saja.

    ReplyDelete
  26. Aku dulu waktu kecil pernah nge-cat dinding sendiri.
    HIhii~
    Jadinya memang gak bagus, tapi puas.
    Etapi....tukangnya bantu bagian atas sama nyampurin warna sama apalaah ituu...

    Cakeepp juga kalo diliat-liat.
    Hahhaha .. ((maksa))

    ReplyDelete
  27. Itu tips-tips sebelum mengecat rumah sudah dipraktekkan oleh suamiku lho. Biar catnya nempel, katanya.

    ReplyDelete
  28. Kadang nemuin cat yang gampang mengelupas itu kenapa ya mbak? Apakah karena kualitas catnya jelek atau sebab dinding ga dibersihkan?

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran