Skip to main content

Mengapa Anda Harus Merawat Kompor Gas?

shutterstock_268912265.jpg
Sejak pemerintah menjalankan program konversi bahan bakar minyak (BBM) menjadi gas LPG, kini hampir semua dapur mempunyai kompor gas sebagai alat masak utama. Selain lebih hemat bahan bakar, penggunaan kompor gas juga lebih praktis dan bersih. Meski begitu, cara pemakaian yang praktis bukan berarti tanpa risiko.

Bila dipakai secara sembarangan, kompor gas justru dapat membahayakan penggunanya, contohnya seperti tabung meledak. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengetahui cara merawat kompor gas dengan benar agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, juga agar umur kompor gas lebih awet. Baca artikel ini lebih lanjut untuk mengetahui caranya!

Safety First!

Sebelum Anda mulai menggunakan kompor gas, sebaiknya Anda memastikan selang saluran gas pada kompor dan regulator sudah tersambung dengan sempurna. Regulator yang tidak terpasang dengan baik dapat menyebabkan kebocoran gas yang dapat menyebabkan kebakaran. Selain regulator, Anda juga harus memastikan selang Anda berada di posisi tidak tertekuk atau terlipat, karena hal ini dapat menyebabkan kebocoran pada selang. Hiih, menyeramkan, bukan?
Bersihkan Secara Rutin

Salah satu indikasi bahwa kompor Anda butuh dibersihkan adalah timbulnya sedikit asap dan pijar api yang berwarna kemerahan. Hal ini mengindikasikan adanya kotoran yang menyumbat lubang-lubang kecil tempat keluarnya api (burner), akibatnya panas yang dikeluarkan tidak optimal dan juga lebih boros bahan bakar.

Tidak hanya burner, bagian lain juga harus dibersihkan agar Anda bisa memastikan bagian lain tidak mengalami kerusakan. Sebagai contoh, dengan membersihkan selang, Anda dapat mengetahui jika terjadi kebocoran atau keretakan pada selang.



Pastikan Tabung Dalam Keadaan Baik

Cara paling sederhana untuk mengecek apakah tabung dalam kondisi baik adalah melihat apakah 80% permukaan tabung tertutup cat. Jangan lupa untuk mengecek tanggal kadaluarsa tabung dan karat pada tabung. Karat yang dalam akan menyebabkan tabung lebih rentan terhadap kebocoran.

Bila Anda Mencium Bau Gas

Segera tinggalkan apapun yang sedang Anda kerjakan! Terciumnya bau gas menandakan adanya kebocoran, maka inilah langkah-langkah yang harus segera Anda lakukan:
  • Segera matikan kompor dan alat apapun yang dapat menimbulkan percik api
  • Tutup katup regulator
  • Pastikan sirkulasi udara berjalan dengan baik. Gas elpiji lebih berat daripada udara, sehingga jika sirkulasi kurang baik, gas akan mengendap di sekitar permukaan lantai. Ini yang biasanya menyebabkan “Bom Elpiji”.

Capturekomporgas.JPG

Dengan merawat kompor gas dengan baik, selain lebih awet, Anda juga dapat terhindar dari bahaya yang dapat terjadi. Jika Anda membutuhkan service kompor gas, kini telah hadir marketplace jasa bernama Sejasa.com. Cukup dengan membuka Sejasa.com, isi form request, dan nantikan penawaran dari beberapa penyedia jasa. Anda dapat membandingkan harga dan review. Mulai sekarang rawatlah kompor gas Anda secara rutin!



Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips