Skip to main content

Pengalaman Menggunakan Cetaphil Gentle Skin Cleanser

Assalamu'alaikum, hallo teman-teman bloggers! Gimana puasanya? Masih semangat, kan? Sudah masuk minggu terakhir nih. Sebentar lagi lebaran. Sudah menyiapkan apa saja untuk menyambut hari Raya nanti? Baju baru? Bikin jajan? Kue-kue kering? Atau ada juga yang meskipun puasa tapi tetap melakukan perawatan wajah supaya nanti ketika hari Raya dan saat bersilaturahim dengan keluarga muka tetap fresh dan terlihat segar dan cantik? Perawatan wajah di rumah, loh! Tanpa pergi ke dokter. Hehe., itu juga yang saya lakukan di rumah.

Sebenarnya sejak tahu hamil, rasanya saya malas untuk ngapa-ngapain, mau bedakan males, pake eye liner juga malas, mandi saja sehari sekali. Ampun deh! Tapi pas lihat muka jadi banyak komedo, berminyak, dan mulai tumbuh jerawat, saya jadi makin resah. Resah sih, karena jerawat bikin sakit, wudhu sakit, jerawat di jidad juga bikin sakit saat sujud. Ibadah jadi kurang khusyu'. Duh, serba salah kan, ya?


Dari rasa nggak nyaman itu, akhirnya saya berniat untuk tidak malas-malasan lagi. Saya kudu move on dan berubah. Yaa masa ibu hamil jadi kusut banget mukanya. Yang lihat juga ntarnya sungkan, kan? Apalagi Ramadhan ini saya masih harus bertemu mahasiswa untuk ngajar semester padat.

Alhamdulillah di minggu kedua bulan Ramadhan, saya yang berniat move on ini kenalan dengan produk yang diimpor dari Australia. Yaa sih, saya belum pernah ke Ausy, tapi make produk Ausy syah-syah saja, kan? Hehe.

Namanya Cetaphil Gentle Skin Cleanser. Produk ini diimpor oleh PT. Metro Drug Indonesia. Jujur awalnya ragu, boleh nggak yaa ibu hamil pake produk ini. Tapi waktu saya kepoin semua akun Cetaphil Indonesia, baik Instagram, Website dan lainnya, keraguan saya terbantahkan. Pembersih ini dapat digunakan untuk semua jenis kulit, untuk semua usia. Bahkan saya baca di testimoninya, ada yang usianya menjelang 70 tahun memakai Cetaphil Gentle Skin Cleanser ini. Malah katanya jadi lebih muda dan terasa fresh juga bersih dari kotoran.


Hari pertama saya pakai ini kondisi muka saya benar-benar kusut, banyak jerawat dan komedo. Hari pertama masih sama, ya. Pagi saya pake, komedo saya bersihkan dulu pake Cetaphil dan kapas. Jerawatnya yang banyak itu beberapa ada yang meletus dan berdarah. Saya cuci muka saya, bilas menggunakan air bersih. Sorenya saya ulangi lagi. Jerawat sudah mulai mengering sebagian. Alhamdulillah.

Hari kedua juga sama, saya ulangi lagi. Komedo kering dan bisa saya angkat sendiri pakai alat pengangkat komedo yang saya punya. Hinga hari ke empat, jerawat kering dan komedo nyaris hilang. Daaan.. Muka tidak berminyak.


Cetaphil ini teksturnya lembut, tidak berbusa dan tidak mengandung sabun, tapi walaupun begitu, muka tetap bersih walaupun tidak cuci muka dengan sabun. Hasilnya mulai terlihat di hari ke tujuh. Di mana jerawat yang banyak di muka saya sudah mulai kempes, komedo bersih, dan muka tidak lagi berminyak seperti orang habis cuci muka pakai..... (minyak). Hahaha


Melihat hal itu, adik saya jadi penasaran dan ikut memakai juga. Apalagi dia udah mau nikah bulan depan, wajahnya juga sama, banyak jerawat di mana-mana. Hehe. Pengen wajahnya bersih sebelum hari H datang. Yaudah ya, akhirnya bareng-bareng makai Cetaphil ini. Nggak ada salahnya juga berbagi dengan adik sendiri. Biar mukanya bersih semua. Tapi Ibu saya belum saya tawarin nih, Ibu saya juga sempet komentar, muka saya terlihat bersih. Hehe.. Alhamdulillah, ya.

Itulah pengalaman saya menggunakan Cetaphil Gentle Skin Cleanser. Nggak apa-apa sekarang masih ada bekas jerawatnya, karena semuanya butuh proses, kan? Nggak ada yang instan. Dan kami berdua (saya dan adik) masih memakai Cetaphil ini setiap hari.


Cara memakainya mudah, ada dua cara yang bisa dipilih. Yang pertama bisa tuang Cetaphil ke tangan, usapkan dengan lembut merata di wajah, tunggu kira-kira satu menit, kemudian bilas dengan air. Yang kedua, tuangkan cetaphil pada telapak tangan, usapkan dengan lembut ke seluruh wajah hingga kira-kira satu menit, lalu bersihkan dengan handuk/washlap/kapas bersih. Mudah, kan? Cetaphil ini bisa dipakai tanpa air karena tidak mengandung busa dan sabun. Tidak perih dipakai, tidak berbau wangi, dan tidak bikin kulit nyeri. Insya Allah aman dan sangat rekomended.

Ibadah di bulan Ramadhan juga jadi tenang, menyambut Lebaran juga jadi ceria. Itulah pengalaman saya menggunakan cetaphil gentle skin cleanser. Kalau kamu? Ooh bingung mau belinya di mana? Cetaphil tersedia di marketplace dan toko online di Indonesia. :)

#Cetaphil 
#Cetaphilindonesia 
#Cetaphilid 
#Cetaphilexperience

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran