Skip to main content

Evrina Budiastuti, Blogger Pecinta Lingkungan

foto mbak Evrina saat muncak ke Rinjani, ngambil dari akun FB nya :)

Ngomongin soal blog dan juga para blogger memang tiada habisnya. Karena banyak sekali blog baik yang memiliki rating tinggi (berkualitas) maupun blog dengan rating yang biasa-biasa saja. Lebih jauh lagi membahas tentang blog tentu tidak bisa dilepaskan dari para pemiliknya. Bagus tidaknya satu blog sangat ditentukan oleh sohibul blog tersebut, blogger yang yang berkualitas tentu saja akan memiliki blog yang bagus pula. Sebaliknya blog dengan konten yang biasa saja tentu juga menunjukkan kualitas dari pemiliknya.

Salah satu blogger yang menurut saya masuk dalam kategori blogger berkualitas itu bernama Evrina Budiastuti. Blogger kelahiran Jakarta 29 April memang tergolong sebagai blogger aktif dengan berbagai tulisan yang menarik untuk dibaca oleh siapa saja termasuk saya. Bahkan alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) yang sekarang bekerja menjadi Penyuluh Pendamping Lapangan Bidang Pertanian ini cukup terkenal sebagai blogger yang mencintai lingkungan.


Hal tersebut terbukti dengan berbagai tulisan menarik, keren banget serta sangat informatif dan inspiratif yang dituangkan dalam blognya dengan alamat http://evrinasp.com. Blog ini memang khusus dibuat oleh yang punya untuk mengajak kepada siapa saja manusia di muka bumi ini khususnya para blogger yang aktif di dunia maya untuk bersama-sama dalam menjaga bumi tetap hijau. Atau dalam kata lainnya blogger yang suka berpetualangan mendaki gunung ini memang mempunyai misi besar untuk menjaga bumi kita tercinta dengan mengajak seluruh elemen masyarakat agar merawat dan menjaga lingkungan dengan tidak merusak lingkungan serta membiasakan menanam.

Bukan hanya itu saja, mbak Rina juga memiliki blog lainnya yang beralamat di http://evrinasp.wordpres.com. Dalam blog tersebut memang berisikan tulisan-tulisan yang sifatnya umum alias gado-gado. Beda dengan blog yang pertama yang memang dikhususkan untuk mengkampanyekan untuk menjaga bumi dan lingkungan. Meskipun berisikan konten yang berbeda, tetap saja kualitas tulisan dari blogger yang cinta ilmu pertanian ini tidak diragukan lagi.

Bagi saya sendiri yang paling saya suka dari mbak Evrina tulisan yang dibuat selalu memberikan inspirasi serta informasi yang sangat bermanfaat sekali. Saya secara tidak langsung bisa belajar banyak dari beliau dengan cara membaca tulisan-tulisannya yang disampikan dengan gaya bahasa yang luwes dan mudah dimengerti. Apalagi tulisan tentang bagaimana caranya bisa menang saat mengikuti lomba blog. Tips-tips yang disampaikan itu lhoo sangat bermanfaat bagi saya yang aslinya suka pengen ikutan lomba blog tapi nyali belum besar. *pie jane?*

Keinginan saya saat ini adalah, suatu saat bisa bertemu langsung dengan beliau dan bisa bertukar pengalaman tentang bagaimana cara menulis yang baik dan berkualitas, jujur saya ngefans banget sama mbak Evrina, sebenarnya banyak juga sih blogger yang saya kagumi, banyak yang keren dan punya sesuatu yang berbeda yang bisa menginspirasi saya, khususnya. 

Kata mbak Evrina gini, “coba di Pekalongan ada gunung, pasti saya ke sana!” ini mak jleb banget, haha. Di Pekalongan ada gunung kecil dan bukit yang indah loh, mbak. Ada banyak juga air terjun dan bisa dijadikan tempat menenangkan diri, hehe.. jadi, kapan ke Pekalongan, mbak? Kalau nggak ke Pekalongan gak papa deh, yang penting ke KESESI. Haha. Okay!


Temen-temen yang ingin berkenalan langsung dengan mbak Evrina, bisa banget. Jangan khawatir, orangnya santun dan supel banget. ASLI!

Blog : www.evrinasp.com
FB : Evrina Budiastuti
Twitter : @evrinasp
Email : evrinasp@gmail.com

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran