Skip to main content

Cerita Singkat tentang Eni Martini

Bismillah, 

Hallo apa kabar semua? Maaf baru bisa menyapa kembali setelah beberapa hari lalu Noofa sakit. Ndilalah Setelah Noofa sakit, saya nggak enak badan. Jadi, saya memilih untuk istirahat cukup dulu sementara waktu.

Oiya, seperti halnya dua minggu yang lalu, saya akan menulis tentang satu blogger pemenang arisan ke empat setelah Muna Sungkar, Ernawati Lylis, dan Naqiyyah Syam. Ia adalah mbak Eni Martini. dan postingan ini saya beri judul Cerita Singkat tentang Eni Martini. hehee..

Eni Martini adalah Pemilik www.duniaeni.com, seorang ibu rumah tangga dengan empat orang anak (satu almarhum). 
 
sumber : FB Eni Martini
Mbak Eni, begitu saya memanggilnya memanglah seorang ibu rumah tangga, tapi dia juga seorang blogger dan penulis novel. Ia sudah mempunyai puluhan karya Novel. Dan, salah satu Novel bergenre horror sudah difilmkan oleh salah satu podusen film ternama di Indonesia.  Yes, keren, kan? Saya boleh bilang, ia adalah seorang Ibu rumah tangga yang luar biasa. Bagaimana tidak? Saya paham betul sibuknya menjadi Ibu rumah tangga, karena saya pun merasakannya. *pencitraan* Tapi, dengan kesibukan tersebut tak lantas menghalangi mbak Eni untuk tetap berkarya. 


Tidak akan bisa menjadi seperti itu bila ia tak jago memanage waktunya dengan baik. Betul tidak? Apalagi di rumahnya tak ada asisten rumah tangga, pula. Namun dengan begitu ia justru sangat menikmati di mana dia bisa memperhatikan keluarganya, mencurahkan kasih sayangnya dengan keluarga, dan berbagi dengan keluarga. 

Meskipun demikian, mbak Eni tidak mengerjakan pekerjaan rumah sendirian loh,melaikankan dibantu suami, beruntung mbak eni punya suami yang kooperatif, di mana suaminya tak lantas menyerahkan semua pekerjaan rumah tangga ke mbak Eni, misalnya saja, saat suami di rumah (belum berangkat kerja atau sudah pulang kerja) dia juga mau ngepel lantai tengah malam. Hehehe. *kalau saya sih, ogah!*. Intinya saling membantu, saling melengkapi, saling menerima. Siapa yang mau, siapa yang ada, bukan saling tunjuk harus kamu, atau harus aku!
 
sumber : FB Eni Martini
Enaknya hidup serumah begitu, yak. Duuh saya malah jadi baper, hihihi. Karena saya LDR-an dengan suami. Hidup jauh-jauhan dengan suami, ngerasanya keteteran banget. Tapi tetap harus bersyukur, karena melihat mbak eni dengan tiga anak saja dia bisa dan mampu memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anaknya. Saya yang baru punya satu anak, seharusnya bisa melakukannya tanpa mengeluh. *baper*

Oiya, satu hal yang saya suka dari mbak Eni ini adalah dia adalah seorang ibu yang pro-ASI. Bukan berarti mbak Eni tak pernah punya pengalaman getir, loh, ya. Justru berawal dari kegagalan ASI eksklusif anak pertama, karena sakit pasca melahirkan dan masih minimnya pengetahuan tentang ASI, seakan mbak Eni tak ingin kecolongan lagi. Anak kedua ASI eksklusif dan dilanjutkan hingga 3 tahun, ketiga juga ASI (alm) dan ke empat juga diberi ASI eksklusif dan masih lanjut sampai sekarang (17 bulan).

Kenapa kok memberikan ASI eksklusif?


“karena saya ditakdirkan mengandung dan melahirkan, secara otomatis saya berkewajiban untuk menyusui. Dengan begitu, saya mendapatkan bonus bayi yang sehat dan bayi bisa ‘lebih dekat’ dengan saya”. Ucapnya. Betul juga, Noofa saja sampai sekarang masih suka mimic, padahal usianya sudah 3 tahun 7 bulan. Hehehe.

Ngobrol dengan mbak Eni itu asyik, nggak bosen, bawaannya becanda mulu. Selama ini obrolan saya dengan mbak Eni hanya sebatas fasilitas whats app, hehe.. karena saya belum pernah bertemu dengan mbak Eni. Alasannya karena jarak kami yang lumayan jauh, saya sering melewatkan beberapa event yang mana event tersebut diselenggarakan di Ibukota. Hehehehe.. Namun semoga suatu saat saya dapat bertemu dengannya ((Amin)).

Banyak hal yang bisa saya pelajari dari sosok mbak Eni Martini, seorang Ibu smart, dengan karakter yang humoris lagi romantis, sosok inspiratif yang sayang dan cinta keluarga.

Aah, rasanya masih banyak yang ingin saya tulis. Tapi pinggangku sudah tidak kuat, encok. Maklum, hamil muda. Ini sudah tengah malam, jadi saya istirahat dulu, ya. Insya Allah ketemu di lain blogpost, ya. Amin.

Oiya, kalau ingin berkenalan dengan mbak Eni Martini, bisa langsung akses blognya di www.duniaeni.com atau bisa juga ke akun social medianya seperti twitternya @duniaeni, FB Eni Martini. Jangan khawatir, orangnya supel banget.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips