Skip to main content

Tumbuh Kembang Balita



Semakin hari usia Noofa bertambah. Seiring bertambahnya usia, tentunya perkembangan dan kecerdasannya pun ikut bertambah. Seperti anak seusia Noofa, rasa ingin tahunya semakin besar, perkembangan yang lain pun selalu ada setiap harinya. Sebagai ibunya, melihat berbagai perkembangan anak adalah suatu kebahagiaan, apalagi saya selalu bersama setiap hari, saya dapat melihat berbagai perkembangan yang terjadi dalam diri Noofa dengan sadar dan penuh kejutan.

Tak seperti alat perekam yang canggih, tentunya saya tidak bisa mengingat satu persatu detail perkembangan Noofa, tetapi dengan postingan blog ini, saya harap saya bisa mengabadikan beberapa perkembangan dalam bentuk tulisan. Perkembangan Noofa di usianya 3 tahun 4 bulan, adalah... 


gambar ambil dari web friso.co.id

Perkembangan Kognitif
 
Ketika Noofa umur 3 tahun lebih, ia mulai membangun kemampuan berpikir logis secara perlahan dan dapat memahami sebab dan akibat dari suatu tindakan. Selain itu, ia juga mampu memecahkan masalahnya sendiri. Contohnya waktu gigi seri bagian depan atas dia terdapat karies. Selama dua hari dia mogok nggak mau gosok gigi. Saya bilang ke dia kalau tidak sikat gigi, kariesnya akan makin banyak dan bisa sakit gigi. Kemudian, dia seperti berfikir dan mau sakit gigi lagi, dia sendiri yang minta untuk gosok gigi dua kali setiap hari, sehabis makan pagi dan sebelum tidur. Selain itu juga waktu dia naik-naik kursi, dia sangat penasaran ingin lebih tinggi dan tinggi, sampai akhirnya jatuh, dia nangis, dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi. hihihi

Perkembangan Motorik

Pada perkembangan motorik, anak akan mengalami proses perkembangan yang sejalan dengan kemampuan syaraf dan otot gerak anak. Yang saya suka dari Noofa, dia mulai menunjukkan rasa humor dan ngelucu di depan keluarga saya, sampai-sampai Ibu saya selalu kangen dengan Noofa. Dia juga sudah mulai bisa menggerakkan tangannya menunjukkan arah, ke kanan, ke kiri, ke depan, ke atas, ke bawah, dan ke belakang.

Perkembangan Sosial & Kemandirian

Selain adanya perkembangan kognitif dan motorik, Noofa juga mulai belajar untuk bertanggung jawab pada dirinya sendiri dengan melakukan beberapa aktivitas sederhana sendiri, seperti melepas dan memakai baju sendiri, gosok gigi, sampoan dan sabunan sendiri, pakai sepatu dan sandal sendiri, juga bikin susu sendiri.

Perkembangan Bahasa & Bicara

Naahh.. menurut saya, di usia Noofa yang baru 3 tahun ini, ia mengalami banyak peningkatan saat berinteraksi dengan orang lain. Noofa cerewet banget, sudah mulai bisa protes bila ada suatu hal yang tidak sesuai dengan keingiannya, mulai banyak minta dan menyebutkan apa saja yang dia minta. Ia mulai dapat menyatakan keinginan dan perasaannya melalui kata- kata. Contohnya, ia mulai dapat merespon hal yang ia rasakan dengan cara bertanya atau berkomentar. Kemaren waktu saya ajak dia rutin cek up ke dokter gigi, awalnya memang dia agak sedikit worried, karena dia agak parno dengan dokter. Pikir dia, dia akan disuntik bila ketemu dokter. Tapi dengan rayuan dan pengertian, akhirnya dia mau masuk ke ruang konsultasi dokter gigi. Di dalam ruangan konsultasi, Noofa ditanya-tanya oleh dokternya, dan semuanya dijawab dia, mulai dari ikut menghitung jumlah giginya Noofa, dan menjawab pertanyaan tentang berapa kali gosok gigi. Ketika dokter menasehati juga dia mau mendengarkan. Saya memang suka mengajak Noofa kemanapun saya pergi, dengan tujuan supaya dia bisa terbiasa dengan orang di sekitar, selain itu, dengan adanya interaksi tersebut, si Kecil secara tidak langsung telah menambah kosa kata dalam kehidupan sehari-harinya. 

Alhamdulillah, beberapa perkembangan Noofa di usianya kini seperti yang diharapkan. Sesuai dengan tumbuh kembang balita pada umumnya. Semoga makin pintar, sholihah, ya Nak. Ummi tunggu perkembangan-perkembangan dari dalam diri kamu, Nak.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.