Skip to main content

7 Ciri-ciri Dosen yang Menyenangkan Menurut Mahasiswa

Salah satu pertanyaan yang saya tanyakan kepada mahasiswa ketika mengajar di kelas. Namanya orang hidup bermasyarakat, sudah pasti ada yang suka dan ada yang tidak suka semua itu wajar adanya. Begitu juga hidup dalam lingkungan kampus yang sarat akan budaya akademik tak ubahnya pula seperti kehidupan bermasyarakat pada umumnya. Dalam hal ini saya sangat faham. Apalagi saya notabenenya adalah orang baru dalam lingkungan kampus, tentu masih perlu banyak belajar bersosialiasi dengan lingkungan kampus baik dengan pejabat kampus, teman sesama dosen, maupun belajar bersosialisasi dengan mahasiswa yang memiliki karakter yang berbeda-beda. Intinya saya harus memperbanyak pengalaman dalam dunia akademik tersebut.



Mengajar mahasiswa selama tiga semester membuat saya harus lebih kreatif dan inovatif. Dari ratusan mahasiswa yang telah saya ajar, ada beberapa yang merasa kurang puas dengan apa yang sudah saya lakukan di dalam kelas. Pasion saya memang terjun ke dunia pendidikan, proses menuju sempurna tidaklah instan. Semua butuh waktu, apalagi waktu awal-awal saya ngajar dulu, saya pernah dibuat dugal karena mahasiswa nggak bisa tenang di dalam kelas. 



Diantara banyak mahasiswa ada juga yang dekat banget, dekat saja, dan tidak dekat sama sekali. Akan tetapi saya berusaha memposisikan diri sebagai seseorang yang dibutuhkan mereka. Saat di kelas, saya menjadi dosen yang baik, di luar kelas saya menjadi teman, kakak, sahabat, atau bahkan ada yang menganggap saya sebagai ibunya sendiri. Itulah warna-warni dunia kampus, dan itu nyata. Namun dibalik itu semua saya selalu berusaha untuk menjadi seorang dosen yang menyenangkan, terutama bagi mahasiswa.



Pernah saya bertanya kepada mahasiswa, ciri-ciri dosen yang menyenangkan bagi mahasiswa itu apa?. Mereka menjawab bahwa diantara kriteria dosen yang menyenangkan menurut mahasiswa adalah...


  1. Dosen yang bisa memahami mahasiswa. Memahami mahasiswa di sini adalah, keadaan dalam satu kelas sangatlah beragam sifat dan karakter mahasiswa. Begitupun dengan kemampuan mahasiswa dalam menerima suatu materi perkuliahan. Dosen yang baik adalah yang bisa memahami kemampuan mahasiswa. Seorang dosen yang baik tidak harus menyama-ratakan kemampuan seluruh mahasiswa, karena kemampuan mahasiswa memang berbeda, ada yang cepat memahami materi, ada pula yang susah memahami materi. Dalam hal inilah dosen harus sabar dalam membimbing mahasiswa agar bisa memahami materi perkuliahan yang diajarkan.
  2. Dosen yang bijak, yaitu seorang dosen yang apabila memberi tugas disesuaikan dengan kemampuan mahasiswanya. Dosen jangan melulu memberi tugas dan tugas terus tetapi tidak memberi feedback kepada mahasiswa. Dalam hal ini mahasiswa jelas akan merasa bosan dan kemudian dapat menimbulkan rasa tidak senang mahasiswa kepada dosen yang memiliki tipikal seperti ini.
  3. Dosen yang kreatif, artinya bisa memilih metode pengajaran yang tepat sehingga materi yang disampaikan bisa mengena. Biasanya dosen kreatif ketika menerangkan materi akan langsung disisipkan contoh dalam kehidupan sehari-hari. Kalau bahasa Inggris, gimana? Yaa bisa duonk. Mengajar bahasa Inggris dengan contoh konkrit kehidupan sehari-hari. Semisal dengan memberikan bacaan yang up to date, sehingga mahasiswa bisa up to date dengan informasi serta berita-berita terbaru yang terjadi di masyarakat.
  4. Dosen yang murah senyum. Waahh.. ternyata dosen yang murah senyum itu disukai mahasiswa lho.. kebayang kan kalau si dosen sedang tatap muka dengan mahasiswa selama 100 menit untuk satu kali meeting. Selama 100 menit pertemuan sang dosen tidak senyum babarblas. Kelas sudah berasa seperti kuburan! Kalau dosen murah senyum, suasana kelas menjadi positif dan aura penuh dengan kebaikan terpancar di kelas, proses belajar mengajar akan menjadi lebih hidup dan menyenangkan.
  5. Dosen yang kalau memberi nilai nggak pelit dan jangan subjective. Masalah seperti ini masih sering terjadi. Misal, dosen laki-laki muda akan memberikan nilai bagus untuk mahasiswa yang cantik dan berpenampilan menarik. Padahal, bisa jadi mahasiswa tersebut tidak begitu menonjol di bidang akademik atau tidak aktif di kelas. Mahasiswa yang tahu adanya dosen yang seperti ini pasti akan malas memilih mata kuliah yang diampu oleh dosen tersebut di semester berikutnya.
  6. Dosen yang kalau Ngajar dapat memahamkan mahasiswa. Tipikal seorang dosen tentu berbeda-beda. Ada yang dapat menerangkan materi dengan simple dan mudah kepada mahasiswa, ada pula yang menyampaikan materi dengan bahasa yang terlalu tinggi bahkan menggunakan bahasa ilmiah. Mahasiswa biasanya akan berkerut keningnya bila bertemu dengan dosen yang seperti ini. Nggak nyenengin, katanya!.
  7. Dosen yang ketika ngajar diselingi permainan dan hadiah. Dalam hal ini memang seorang dosen harus keluar modal! Kreatifitas sang pengajar ditantang oleh mahasiswa, supaya tidak jenuh memang sebaiknya diselingi sesuatu yang bisa menjadikan mahasiswa semangat mengikuti perkuliahan. Salah satunya bisa dengan cara memberikan hadiah kecil kepada mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan. Bisa dengan apresiasi memberikan 'bintang' atau 'plus-plus' atau mungkin bisa dengan memberi hadiah seperti permen, cokelat atau hadiah lain yang sekiranya murah meriah. 


Sebenarnya masih banyak lagi kriteria-kriteria dosen meyenangkan. Setiap mahasiswa juga pasti akan menyebutkan beberapa kriteria dosen yang menyenangkan berdasarkan tipe mereka masing-masing. So, kalau menurut sahabat blogger, dosen yang menyenangkan menurut kalian yang seperti apa si?


Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Pengalaman Operasi Bedah Mulut (Gigi Bungsu) dengan Menggunakan BPJS

Halo Assalamu'alaikum, Sudah lama banget sebenarnya saya pengen posting pengalaman saya operasi gigi bungsu ( impacted teeth ) di Rumah Sakit Siti Khodijah Pekalongan.  Sebelumnya sudah saya posting di channel youtube saya, bisa nonton di sini dulu biar ada pandangan hehehe. Nah, jadi ceritanya semalam ada yang chat WA ke saya, namanya Doni dari Indramayu dia nanya-nanya soal pengalaman saya operasi gigi bungsu karena semingguan lagi dia juga mau operasi gigi bungsu di rumah sakit di Indramayu.  Dari permintaan dan saran doi akhirnya saya menulis postingan ini. Terasa semangat gitu kan ya kalau postingan kita di sosial media organik terus ada yang nyari kemudian nyari kontak kita untuk tanya-tanya lebih lanjut. Alhamdulillah sekali selama ini masih banyak pembaca blog dan viewer youtube yang kemudian bisa lanjut obrolan dengan chat pribadi. Terima kasih banyak,.. Kenapa Gigi Bungsu Sebaiknya Dicabut? Biasanya gigi bungsu akan tumbuh ketika kita sudah dewa