Skip to main content

Bahaya Mengintai Pemilik Perut Buncit


Banyak sekali orang yang beranggapan bahwa memiliki perut buncit bukan suatu masalah yang serius dan perlu diatasi karena merupakan hal yang biasa. Namun perlu diketahui bahwa sesungguhnya perut buncit memberikan suatu tanda yang membahayakan bagi kesehatan kita. Perut buncit merupakan hal biasa namun bisa mengancam kesehatan kita kapan saja. Jadi sebaiknya bagi yang belum memiliki perut buncit untuk selalu menjaga kesehatan dan rajin berolahraga dan bagi orang yang sudah terlanjur memiliki perut buncit sebaiknya segera kenali bahaya apa yang akan mengancam mereka dan bagaimana cara mengatasinya.
gambar ambil dari google
Bahaya bagi pemilik perut buncit sangat banyak jenisnya. Kita perlu mengetahui itu agar kita dapat menjaga dan mencegah terjadinya bahaya tersebut. Berikut ini adalah bahaya memiliki perut buncit :

Merusak metabolisme tubuh. Penumpukan lemak pada perut buncit ternyata menghambat sistem metabolisme menyebabkan tubuh kesulitan dalam mengatur gula darah sehingga bisa menyebabkan diabetes.

Penyakit Alzheimer. Penumpukan lemak di perut yang menjadikannya perut buncit ternyata berkaitan dengan penurunan volume otak dan bisa menyebabkan penyakit Alzheimer.

Stroke. Perut buncit terjadi karena adanya endapan lemak jahat pada bagian perut yang memungkinkan lemak jahat juga menutup saluran pembuluh darah dan menyebabkan penyumbatan. Penyumbatan pembuluh darah merupakan bentuk awal terjadinya stroke.

Jadi mulai sekarang perhatikanlah kesehatan dan jagalah kesehatan dengan baik. Menerapkan pola hidup sehat untuk kesehatan Anda di masa yang akan datang.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.