Skip to main content

Ke Pulau KOMODO nggak bawa uang? BISA!


Biasanya kalau pergi-pergi jauh, yang paling utama kita butuhkan adalah uang, uang ini bisa kita gunakan untuk banyak hal, seperti membeli tiket untuk akomodasi, makanan, minuman, atau sekedar untuk membayar uang kebersihan kalau kita berhenti di toilet umum. Namun, bagaimana sih kalau kita pergi tapi nggak bawa uang sepeserpun? Bisa nggak tuh nyampe ke tempat tujuan? Padahal tempat yang dituju jauh di pulau sebrang. Hmm.. jawabannya adalah BISA! 

Yakin banget bisa dunk, namanya juga Nekad Traveler, hehehe.. Apa sih Nekad Traveler itu? Pengen tau? Oke.. aku kasih tau yaah.. Nekad Traveler merupakan kisah perjalanan oleh dua traveler NEKAD dari Jakarta menuju ke Pulau Komodo Nusa Tenggara Timur. Yang lebih menantang lagi adalah lamanya perjalanan mereka yang dilakukan selama kurang lebih satu bulan, alias 30 hari mulai tanggal 30 Juni 2013 sampai dengan 30 Juli 2013, TANPA UANG sepeserpun dan hanya bermodalkan smartphone dan kuota internet 180 GB dari Telkomflash. 


Kenapa harus Telkomflash dan Smartphone? Kenapa nggak bawa uang aja sendiri? Kan lebih ngerasa tenang, ya nggak sih?

Gini nih, aku kasih tau tujuannya dulu yah. Salah satu tujuan diadakannya program dari Telkomsel ini adalah untuk membuktikan kepada masyarakat Indonesia bahwa jaringan 3G Telkomsel itu lebih luas jangkauannya, lebih cepat koneksinya dan lebih memberikan kenyamanan dimanapun berada walaupun kita berada di pelosok Tanah Air. Hebat ‘kan? Selain itu program ini juga ingin menanamkan nilai bahwa  hubungan sosial antara si traveler nekad dengan orang-orang yang ditemui baik melalui internet maupun interaksi langsung itu lebih penting dibandingkan dengan materi (uang). Itulah mengapa di program ini, si traveler tidak diperbolehkan membawa uang sepeserpun. Ini supaya hubungan antar  manusia dapat terjalin dengan baik dan akan langgeng sampai kapanpun dimanapun berada. Itung-itung nambah saudara selama perjalanan..

Ada juga syarat lain yang lebih ekstrim di program ini, selain tidak diperbolehkan membawa uang sepeserpun, si traveler juga tidak boleh membawa kartu ATM, kartu Debit, Kredit, atau barang-barang berharga lain yang bisa dijual. Hahaa! Karena si traveler hanya diberi modal smartphone dan kuota internet sebesar 180 GB dari Telkomflash. Jadi, selama perjalanan, si traveler akan melakukan cara apapun untuk bisa bertahan hidup, untuk urusan akomodasi dan penginapan, yaa itu bagaimana kreatifitas si traveler mencari bantuan kepada orang sekitar. Kan udah ada kuota internet yang besar! Hehe


Penasaran? Pengen ikutan kaya Abdul Gofar dan Nila Tanzil ke Pulau Komodo? Sayangnya program ini sudah berakhir. Namun, teman-teman jangan berkecil hati yah, karena Telkomflash menyelenggarakan Lomba Blog dengan Tema: “Hal ternekat yang pernah dilakukan pada saat traveling”. Banyak hadiahnya juga, seperti iPhone5, S4 dan Galaxy Camera untuk 3 orang pemenang. Caranya gampang banget,! Buat kamu para Blogger dan yang suka nulis. Ini aku kasih tau caranya:


Cara ikutan Kompetisi Blog:
a. Buat Artikel dengan tema: Hal ternekat yang pernah dilakukan pada saat traveling
b. Daftarkan Link tulisan blog kamu pada web Nekad Traveler http://internet.telkomsel.com/nekadtraveler/blog dan diharapkan link tulisan tersebut bisa dishare ke socmed (twitter), jangan lupa untuk mention @telkomselflash dan menggunakan hastag #NekadTraveler
c. Tulisan yang diikut sertakan bisa lebih dari 1 (satu) Artikel Blog.
Kalo kamu mau Info lengkap untuk syarat dan ketentuan dapat dilihat pada link http://internet.telkomsel.com/nekadtraveler/terms/blog

Sources:
About lomba blog: http://internet.telkomsel.com/nekadtraveler/terms/blog
About Nekad Traveler :http://internet.telkomsel.com/nekadtraveler/about
AboutTelkomflash:http://www.telkomsel.com/about/news/1001-Telkomsel-Ajak-Pelanggan-Dukung----Nekad-Traveler----dari-Jakarta-ke-P.Komodo.html

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips