Skip to main content

Jilbab Bayi

Assalamu'alaikum, sahabat blogger yang mulia..
Postingan hari ini cuma mau cerita tentang Noofa dan aku. Hari ini aku iseng dandanin Noofa, sehabis mandi tadi pagi aku kuncirin dua rambut Noofa, tapi belum sempet di foto, Noofanya keburu ngantuk dan tidur. Nah, pas Noofa udah bangun dari tidurnya, keusilan Umy Noofa kumat lagi. Hehehe. Aku ambil kerudung paris milikku lalu kupakaikan ke Noofa, awalnya sih Noofa nggak mau dipakaiin kerudung itu karena sumpek mungkin, tapi setelah aku kasih biskuit akhirnya Noofa mau aku dandanin and aku pakein kerudung sambil nyemil. Hihihi..

Noofa benar-benar lucu and cantik pake kerudung yang kebesaran itu. Nampaknya seperti badan Noofa kelelep kerudungnya. Tangannya pun kesusahan ambil biskuit yang jatuh di kasur. Ini baru pertama kalinya aku pakein Noofa jilbab orang dewasa. Biasanya sih Noofa pake jilbab bayi. Sejak usia Noofa 4 bulan Noofa sudah punya sembilan jilbab bayi dengan warna yang berbeda-beda. Koleksi jilbab Noofa sudah lumayan banyak. Sampai saat ini sudah ada 13 jilbab bayi punya Noofa. 

Biasanya, Noofa pakai jilbab kalau pergi-pergi, mudik ke Pekalongan, dan kalau ke kampus ikut aku bimbingan. Fungsinya sih supaya Noofa gak kepanasan dan nggak terkena angin selama perjalanan. Selain itu juga supaya Noofa terbiasa dengan jilbab, ketika nanti sudah mulai sekolah PAUD, Noofa sudah terbiasa memakai jilbab. *padahal usia Noofa baru 9 bulan.

Bila tidak memakai jilbab, Noofa juga suka aku pakein aksesoris seperti jepitan rambut, bandana, dan karet rambut. Noofa termasuk anak yang betah dan tahan aksesoris. Kalau dikuncir, Noofa anteng dan nurut. Itu sebabnya aku suka bereksperimen untuk mendandani Noofa. Uuuhhh jadi nggak sabar pengen lihat rambut Noofa panjaaaaang terus aku kuncir dua.

Memakai jilbab atau tidak, kalau masih balita itu lucuuu banget yak. Ini ada foto koleksi jilbabnya Noofa dan foto Noofa pake kerudung paris punya Umy. :)
Kalau antum punya anak perempuan, antum lebih suka anak antum pake jilbab atau tidak?
Keep Blogging and Happy Blogging!

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran