Skip to main content

Pandangan Pertama: Melihat Wajah Bayiku

Mungkin akan menjadi beban buatku kalau aku tidak ikut meramaikan GiveAway yang Idah Ceris adakan, hehe... Ya iyalah, Idah Ceris sudah banyak membantuku, Idah Ceris memang baik banget nget nget,:)

Ahh,, terlepas dari itu semua, memang aku ingin ikutan. Setelah melalui perenungan yang panjang, akhirnya aku memutuskan untuk memilih kategori 'pandangan pertama', tapi sebenarnya aku juga nulis tentang 'review blog' lho.. xixixi..

Judul postingan ini adalah 'Pandangan Pertama: Melihat Wajah Bayiku'. Yaah.. memang sampai saat ini, pengalaman melahirkan menjadi pengalaman terTOPku, pasalnya banyak sekali hikmah yang aku dapat, dari mulai tidak tau menjadi tau, dan aku jadi banyak belajar bagaimana menjadi seorang Ibu :)

kamis malam, 31 Agustus 2012 pukul 23.30 adalah saat dimana obat pacu itu disuntikkan ke botol infus dan ia perlahan mengalir ke darahku, aku yang bertekad untuk melahirkan normal hanya bisa berdoa dan positif thinking bahwa cara pacu akan membantu persalinanku. Allah tidak tidur kok, Allah pasti akan mengabulkan doaku, karena aku ingin merasakan bagaimana menjadi real Ibu, yang bisa merasakan rasa nikmatnya melahirkan dengan partus normal tanpa operasi SC.

Obat itupun mulai bereaksi tiga jam setelah disuntikkan, aku hanya bisa berdzikir dan menyebut asma Allah, berharap pertolongan akan datang untukku. Dengan didampingi Aby dan Ibuku, semangat untuk tetap bertahan itu terus ada. Tidak henti-hentinya juga Aby dan Ibuku berdoa, membaca sholawat dan mengkhususkan surat Al-Fatihah untukku. Allah pasti mendengar doa mereka!

sesaat setelah lahir
Yaah,, Allah mendengarnya! Jum'at, 31 Agustus 2012 pukul 09.25 akhirnya 'bayiku' lahir, awalnya aku belum tau anakku perempuan apa laki-laki, tapi sungguh SUBHANALLAH, begitu diangkat oleh Bidan yang membantu persalinanku, diperlihatkan kepadaku, 'bayiku' laksana tersenyum sesaat sebelum dia menangis. Ada keceriaan di wajahnya, lalu 'bayiku' menangis kencang. Sungguh bahagianya aku. Pandangan Pertama melihat wajah bayiku menjadi sesuatu yang membanggakan saat itu, sesuatu yang luar biasa karena aku bisa membuktikan pada dunia bahwa sekarang aku sudah menjadi Ibu dari anakku, melahirkannya dengan selamat, dan menjadikan aku tau bagaimana rasanya menjadi Ibu dan nikmatnya masih aku rasakan sampe sekarang. Seorang 'bayi' perempuan yang kami (Aby dan Aku) beri nama "Noofa Adzkiya Putri Zain" sekarang sudah berusia empat bulan 18 hari, dia bayi yang sehat dan aktif. ALHAMDULILLAH!


Noofa berusia 4 bulan 15 hari :D





Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Pengalaman Operasi Bedah Mulut (Gigi Bungsu) dengan Menggunakan BPJS

Halo Assalamu'alaikum, Sudah lama banget sebenarnya saya pengen posting pengalaman saya operasi gigi bungsu ( impacted teeth ) di Rumah Sakit Siti Khodijah Pekalongan.  Sebelumnya sudah saya posting di channel youtube saya, bisa nonton di sini dulu biar ada pandangan hehehe. Nah, jadi ceritanya semalam ada yang chat WA ke saya, namanya Doni dari Indramayu dia nanya-nanya soal pengalaman saya operasi gigi bungsu karena semingguan lagi dia juga mau operasi gigi bungsu di rumah sakit di Indramayu.  Dari permintaan dan saran doi akhirnya saya menulis postingan ini. Terasa semangat gitu kan ya kalau postingan kita di sosial media organik terus ada yang nyari kemudian nyari kontak kita untuk tanya-tanya lebih lanjut. Alhamdulillah sekali selama ini masih banyak pembaca blog dan viewer youtube yang kemudian bisa lanjut obrolan dengan chat pribadi. Terima kasih banyak,.. Kenapa Gigi Bungsu Sebaiknya Dicabut? Biasanya gigi bungsu akan tumbuh ketika kita sudah dewa