Skip to main content

I've Experienced Indosat SuperWiFi


Minggu lalu aku diajak main ke kost sabahat karibku di daerah kampus IKIP PGRI, dia adalah salah satu mahasiswa IKIP PGRI jurusan Bahasa Inggris angkatan 2009. Kebetulan hari itu aku free tidak ada kegiatan apapun, daripada jenuh di rumah, jadi aku mau ikut aja kesana :). 
Hmm.. kata sahabatku, disana ada minuman es yang sangat fenomenal di akhir tahun 2012, namanya ES-COBAR. Yang mempunyai kepanjangan ES Coktail Buah Segar, begitulah bahasa dia mempromosikannya :). Selain menghilangkan kejenuhan, jeng-jeng and jalan-jalan kesana, rasa penasaranku dengan es itupun mulai timbul dibenakku.  Seraya membayangkan kesegarannya, aahh.. mendadak hauuuss :)


Tidak pake lama, Kamipun langsung ke TKP, tepat di depan kampus IKIP PGRI gedung A. ada kedai ES yang dimaksud. Kamipun memesan Es Cobar special :), sesaat kami menunggu dan pesananku datang juga :), seperti biasanya, sebelum aku sruput itu Es, aku ambil gambarnya  dengan Hp Nokiaku, YAY!!

Yahh.. Bukan Noorma namanya, kalo nggak upload foto itu di Facebook. Bahkan aku mbatin, pengen langsung buat postingan di blogku untuk nambah-nambah di label kuliner :).  

Hmm.. biasanya sih, kalo mau posting suka ribet cari hotspotan, yah namanya juga mahasiswa, sukanya yang gratisan.. xixixi
Mimin , Me and ESCOBAR :)
Pas aku cek di pencarian WLAN, tiba-tiba aku histeris “Wuiihhh kereeeeenn, ada sinyal WiFi dari Indosat, Say.. Full pula!” (expresinya full girang) teriakku kepada sahabatku. Nggak pake lama, aku coba koneksikan ke indosat superWiFi tersebut. Dan sukses! Akupun bisa langsung login ke FB untuk segera upload foto Es-Cobarnya plus foto narsis-narsis kami di Kedai itu, begitu juga setelah itu aku login ke blogku, nyoba ngetik di draft dan bisa posting tentang kuliner baru yang fenomenal “ESCOBAR” depan kampus IKIP PGRI gedung A.

Ternyata tidak susah yah, dan semua menjadi mudah kalo fasilitas yang kita butuhkan bisa kita dapatkan  disaat dimana kita berpijak.. WOW.. hehehe.. seperti halnya aku yang bisa dengan mudah mengakses internet di dekat gedung A kampus IKIP PGRI Semarang.
Terima kasih INDOSAT :)

That's my experience, so.. what's yours? :) 

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran