Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2012

Mendidik, Bukan Mengajar

Perasaan sedih, kesal sekaligus prihatin jelas akan muncul ketika setiap hari kita disuguhi berita baik itu dari Televisi maupun surat kabar yang mengulas seputar tawuran yang terjadi dikalangan pelajar dan mahasiswa. Dalam hal ini kita seakan diperlihatkan betapa negeri ini dipenuhi oleh generasi muda yang anarkis. Yang lebih memprihatinkan lagi tentu saja pelaku tawuran tersebut berasal dari generasi muda yang terdidik.

Dari Calon Sampe Menjadi Real IBU

Bismillahirrohmanirrohim.. Sambil mendengarkan music klasik, nyemil cireng isi dan sambil mendengarkan pengajian di Masjid sebelah kontrakan, aku tulis cerita sederhana yang menggugah batin ini. Amazingnya Bunda Lahfy mengadakan Give Away yang bertemakan from zero to hero, so dengan senang hati aku ikut memeriahkan GA tersebut, walaupun terpending sampai lama karena NooFanya nggak bisa di sambi blazz, dan walaupun waktu aku mendaftarkan tulisan ini hari terakhir deadline, hehhee... tak apa kan, bund?? Ssstt,,. NooFa sedang tidur, jadi umy na bisa dech ketak ketik keyboard leptopnya :D Saking susahnya nyuri waktu, becoz NooFa sekarang dah tambah puinterrr… :D

Cara Mencegah dan Menanggulangi Tawuran

Budaya tawuran seakan sudah melekat dalam keseharian masyarakat Indonesia, baik itu tawuran yang melibatkan antar kelompok, kampung, mahasiswa maupun pelajar. Meskipun semua orang tahu bahwa tawuran dapat mengakibatkan kerugian, baik hilangnya nyawa maupun harta benda akan tetapi kebiasaan tersebut susah untuk dihilangkan. Bahkan baru-baru ini tawuran yang melibatkan pelajar di ibukota DKI Jakarta antara pelajar SMA 6 dan pelajar dari SMA 70 Jakarta pada hari senin 24 September 2012 menelan 1 korban jiwa yaitu Alawy Yusianto Putra (15) pelajar SMA Negeri 6. (sumber Kompas.com 24 September 2012).

“PEMIMPIN PEREMPUAN? MENGAPA TIDAK”

Dewasa ini berbagai peran perempuan diranah publik tidak boleh dipandang sebelah mata. Perempuan memiliki hak-hak yang sama dengan laki-laki dalam barbagai bidang profesi, salah satunya adalah menjadi seorang pemimpin. Pemimpin yang penulis maksud adalah pemimpin yang berkaitan dengan masalah politik, baik itu menjadi wakil rakyat (Legislatif) baik di DPR RI maupun DPRD, maupun pemimpin (ekskutif) menjadi kepala daerah baik itu Bupati, Wali Kota, Gubernur maupun menjadi seorang Presiden.