Skip to main content

Ahad, 27 Mei 2012 (My First Anniversary)

Bismillah....
Do you know what is 27 Mei 2012? Why should I take that title?

Yeah.. the answer is 27 Mei 2012 is my first anniversary with my husband, Fauzul Andim (Aby).

Aby... Umy tak bisa mengukur berapa banyak kebahagiaan umy hari ini, bahkan umypun tak bisa mengucap banyak kata-kata, hanya rasa syukur umy karena  umy diberi panjang umur, sehingga umy bisa menjumpai hari ini, dimana usia pernikahan kita genap satu tahun.

Yahh,, umy tahu, masih sangat dangkal pengalaman umy dalam ber-rumah tangga, tapi waktu singkat satu tahun ini benar-benar melatih umy bagaimana menjadi seorang istri dan calon seorang IBU dari janin yang di kandungan umy.

Sangat bersyukur umy mendapatkan suami yang luar biasa, seperti aby yang sayang sama umy, sabar, baik, pengertian, perhatian, bijaksana, dan masih banyak kebaikan yang tak kan pernah habis umy sebutkan. suami yang benar-benar ngayomi dan tidak pernah mengeluh, bagi umy hanya ada satu laki-laki super itu, yaitu Aby.. tidak ada yang lain.. *eiits.. suer, nggak nggombal!!

Disetiap doa umy, pasti tak pernah lupa umy sebut naman aby tercinta.  dan umy yakin begitu pula aby yang tak pernah lelah mamanjatkan doa untuk umy, kan? untuk keluarga kecil kita.

Harapan umy saat ini adalah umy bisa menjadi istri yang lebih baik lagi dari yang sekarang. Lebih dewasa lagi dari yang sekarang. tidak cengeng lagi. hehee.. Tentunya kesehatan umy yang terus menurun ini bisa kembali pulih, supaya umy bisa maximal dalam melayani aby. Makasih yaa, by Karena akhir-akhir ini Aby lah yang repot merawat umy. Di sela kesibukan aby, aby sempatkan untuk tetep membagi waktu aby untuk umy.

Terima kasih yaa, by.. sudah setia menemani umy satu tahun ini. Tetep sayang umy, yaa.. tetep sabar, tetep bijak, tetep baik, dan tetep segalanya..
Maafin umy jika selama ini umy banyak kekurangan, ingetin umy yaa kalo banyak keliru :)

Terima kasih untuk hari ini, hari yang luar biasa!
I LOVE YOU, by... Forever :*

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a