Review : Ruang Flamboyan 9 (Kelas Utama) RSI Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Beberapa hari lalu, Noofa dirawat di Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Pekajangan. Kami sebagai orang tua mencoba mengambil kamar dengan kelas lebih tinggi diatas kelas BPJS yang saya daftarkan. Kelas sesuai BPJS sebenarnya kelas 1. Tetapi karena kamar kelas 1 yang sesuai BPJS full, akhirnya saya direkomendasikan untuk mengambil kamar VIP dengan harga kamar perharinya 420.000 rupiah. 



Namun, setelah tahu kelas utama ada yang kosong, saya bilang kepada perawat rumah sakit kalau saya mau pindah kamar. Hasil diskusi dengan suami akhirnya disepakati untuk pindah ke kamar kelas Utama dengan Harga kamar sebesar 380.000 rupiah perharinya. Oiya, kelas 1 di RSI Pekalongan harganya 250.000 rupiah perhari. Jadi kalau saya ambil kamar yang tidak sesuai dengan kelas yang sesuai dengan BPJS otomatis saya kena tambahan biaya. Fasilitas di kamar Utama tak jauh beda dengan kamar VIP. Sesilih harganya sebenarnya hanya 40.000. Namun, dalam hal jatah makanan, ada yang membedakan antara kamar VIP dan Utama. 

Fasilitas kamar utama juga sudah sangat baik dan memadai, diantara fasilitas kamar utama RSI Pekalongan adalah sebagai berikut:



  • Kamar seluas 3 meter kali 5,5 meter yang selalu bersih. 
  •  Satu Bed dengan merk Paramount Bed, pengaman sampingnya dengan besi yang bisa buka tutup sesuai kebutuhan. 
  •  Air Conditioner Panasonic lengkap dengan remote controlnya. hihihi 
  •  LED TV 
  •  Satu jam dinding yang berfungsi baik. 
  •  Satu lemari pendingin satu pintu. 
  •  Satu lemari dengan laci. Satu lemari 3 sap, dan satu lemari dua pintu. Jadi total ada 3 lemari dalam satu kamar. 
  •  Satu kursi kayu panjang dengan busa. 
  •  Satu meja makan roda. 
  •  Dua tempat infus 
  •  Satu kursi lipat. 
  • Ada 6 stop kontak yang sangat bermanfaat . terutama untuk saya yang bisa banyak gadget dicash dalam satu waktu. 
  • kamar mandi bersih dengan satu ember, satu gayung, WC duduk, shower, air panas dan air dingin. 
  •  Satu kaca lebar 
  •  Washtafel, di bawahnya ada tempat sampah besar. 
  •  Satu buah Alquran. 
  •  Satu kaligrafi bertuliskan “Dan apabila aku sakit, Dialah (Allah) yang menyebuhkan aku” (QS. Asy-syu’aro ayat 80). 
  • Tombol untuk memanggil suster. 
  • Makan tiga kali lengkap dengan buahnya 
  •  Snack pagi dan siang 
  •  Air panas satu tremos

Yang membedakan kelas Utama dengan kelas VIP adalah Pengaman Bed di kelas VIP tidak menggunakan besi. Dan di VIP ada sofa, bukan kursi kayu, adanya pesawat telepon, dan lemari di VIP lebih banyak, juga makan di VIP yang nunggu dapat jatah makan juga. hehe..

Alasan mengapa saya memilih kelas Utama bukan kelas 1 sesuai BPJS adalah, karena kelas utama single bed. Di mana hal ini bisa membuat Noofa nyaman. Pengalaman sebelumnya saat Noofa dirawat di RSUD kami nggak dapat kamar kelas 1 karena semua full. Dan Noofa sementara dirawat di ruang kelas 3 dengan jumlah 5 pasien perkamar. Kebayang nggak, ruang anak, semua pasiennya anak-anak, kalau nangis satu nanti nangis semua. Yang tidur jadi kebangun, belum lagi suara berisik dari obrolan emak-emak yang menjaga anaknya.

Kita saja sebagai orang tua kalau sakit butuh banget kenyamanan dan ketenangan, apalagi anak-anak . terbukti dengan langkah yang saya ambil ini, Noofa bisa istirahat dengan tenang dan bisa tidur nyenyak. Apapun akan kami lakukan untuk kesehatan Noofa, semoga Noofa segera pulih kembali dan bisa segera beraktifitas seperti sedia kala utamanya bisa sekolah lagi.   

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)