Skip to main content

Pentingnya Susu Kolostrum untuk Sistem Imun Tubuh


Suara tangis pertama anak saya terdengar syahdu malam itu. Kamis, 5 Januari 2017, bayi mungil yang saya beri nama Nooha lahir di Puskesmas Kesesi 1. Anak kedua saya ini Alhamdulillah dapat dilahirkan dengan cara partus normal meski durasi mulesnya sama lamanya dengan anak pertama. Dua hari! Hihihi

Ada tiga bidan yang membantu persalinan saya. Setelah lahir, satu bidan menjahit jalan lahir dengan dibantu bidan satu lagi, dan satu bidan lagi membawa bayi saya untuk ditimbang dan dibersihkan. Setelah bayi saya selesai ditimbang, kemudian bayi tersebut diletakkan di dada saya.

“Inisiasi Menyusui Dini dulu ya, Bu..” ucap bidan itu.

“Iya, Bu...” sambil saya elus-elus punggung anak saya yang halus itu.

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah langkah penting untuk memudahkan bayi dalam memulai proses menyusui. Bayi baru lahir diletakkan pada dada atau perut sang ibu, secara alami si bayi dapat mencari sendiri sumber Air Susu Ibu (ASI) dan kemudian bayi akan belajar menyusu puting sang Ibu. Beruntung saya bisa melahirkan di tempat yang Pro-ASI dan Pro-IMD. 

Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan proses Inisiasi Menyusui Dini dijalankan dalam satu jam pertama sejak bayi lahir. Karena salah satu manfaat IMD ini adalah memberikan kesempatan bayi memperoleh kolostrum.

Sistem Imun Tubuh dan Susu Kolostrum

Kolostrum adalah cairan pra-susu berwarna kuning dan kental yang dihasilkan oleh kelenjar mamalia pada 16 jam pertama setelah melahirkan. Kolostrum juga banyak mengandung unsur penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Susu kolostrum sangat bagus  karena memiliki kandungan karbohidrat, protein, antibodi dan juga mengandung rendah lemak. Walaupun kolostrum mengandung rendah lemak, namun susu kolostrum berbeda dengan susu rendah lemak pada umumnya.


Setidaknya ada 3 faktor penting kolostrum bagi tubuh manusia, yaitu; Faktor imunitas, faktor pertumbuhan, dan factor nutrisi. Faktor-faktor tersebutlah yang membuat susu kolostrum lebih istimewa dibanding susu rendah lemak untuk dewasa pada umumnya. Baik, di postingan ini saya akan coba bahas satu persatu faktor penting susu  kolostrum.

1. Faktor imunitas
Susu kolostrum dapat meningkatkan sistem imun pada tubuh manusia. Menurut penelitian, susu kolostrum ini memiliki faktor imunitas yang sangat kuat dibanding dengan susu kesehatan lainnya. Kolostrum memiliki kandungan faktor imun yang dibutuhkan tubuh untuk selalu fit. Saat ini banyak orang mudah lelah, mudah capek, dan mudah terserang berbagai macam penyakit karena adanya sistem imun tubuh yang kurang. Immunoglobulin, Lactoferin, Lactalbumin, Glycoprotein, Cytokines dan jenis imun lainnya yang dibutuhkan untuk menjaga tubuh dari berbagai virus, bakteri, jamur, alergi ataupun racun yang ada dalam tubuh.

Kolostrum juga mampu membantu mengatasi berbagai masalah usus, alergi dan HIV. Penderita diabetes juga dianjurkan minum susu kolostrum secara teratur karena susu ini dapat menyeimbangkan kadar gula dalam darah.

Selain itu, Kolostrum juga sangat kaya akan kandungan TgF-B yang dapat membantu terapi para penderita kanker, membantu pembentukkan tulang dan juga mampu mencegah penyakit herpes. Kandungan Immunoglobulin pada kolostrum juga telah terbukti sebagai anti virus, anti bakteri, anti jamur dan anti toksin yang sangat diperlukan oleh tubuh.

2. Faktor pertumbuhan
Susu Kolostrum dapat membantu mempercepat pertumbuhan sel dan mempertahankan usia sel. Hal ini dikarenakan susu kolostrum mengandung Insulin Growth Factor (type 1 & 2), Derived Platelet Growth factor, Epidermal Growth factor, Fibroblast Platelet Growth Factor, Transforming Growth Factor α, Transforming Growth Factor β, dan Nerve Growth Factor. 

3. Faktor nutrisi
Faktor yang terakhir adalah faktor nutrisi. Susu kolostrum ini mengandung banyak sekali nutrisi yang sangat baik untuk tubuh manusia. Berikut beberapa kandungan nutrisi dalam susu kolostrum. Protein di atas 45%, Asam amino esensial (Isoleusina, Leusina, Histidina, Metionina, Lisina, Treonina, Fenilalanina, Valina, dan Triptofan), Asam amino non-esensial (Arginina, Sisteina, Asam glutamat, Alanina, Tirosina, Glisina, Prolina, Asam Aspartat, dan Serina), Vitamin ( A, B1, B2, B3, B4, B5, B6, B9, B12, E, dan C), Mineral (kalsium, Magnesium, Zinc, Natrium, Kalium, Fosfor, Iron, Iodine, dan Selenium). Lengkap banget, kan, nutrisi yang terkandung dalam susu kolostrum?

MyBio Susu Kolostrum 

MyBio Susu Kolostrum adalah susu bubuk skim yang diperkaya Kolostrum (PRPs, Immunoglobulins IgG, IgA, IgM, IgD, IgE Lactoferrin, Transferrin, Cytokines, Lysozymes, Enzyms, Lactalbumin, Glycoproteins), Calcium, dan Premiks Vitamin and Mineral. Senyawa tersebut berfungsi dalam meningkatkan sistem imun, meningkatkan pertumbuhan, mempercepat penyembuhan, dan meningkatkan fungsi pencernaan. Kolostrum yang terdapat dalam MyBio Susu Kolostrum ini adalah kolostrum dari induk sapi. Di mana komposisinya mirip dengan kolostrum pada manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolostrum sapi (bovine colostrum) memiliki kemiripan dengan kolostrum manusia dan merupakan suatu alternatif yang aman. Bahkan ada laporan yang menyatakan bahwa kolostrum sapi empat kali lebih kaya akan faktor imun daripada kolostrum manusia. 



MyBio Susu Kolostrum ini dapat dikonsumsi oleh anak-anak di atas usia 2 tahun, remaja, dewasa, orangtua, atlet olahraga, dan juga pasien rumah sakit. Mereka membutuhkan susu kolostrum karena untuk kekebalan tubuh mereka. 

Tidak ada dosis tertentu dalam mengkomsi MyBio Susu Kolostrum ini, karena susu ini bukanlah suplemen makanan. Namun disarankan minum 2 sachet perhari sebelum makan, pagi dan malam. 


Produk ini sudah tersertifikasi HALAL, GMP, HACCP, ISO 22000, ISO 9001, dan U.S. FDA. Jadi tidak perlu ragu mengkonsumsi susu ini, ya..

Oiya, saran penyajian MyBio Susu Kolostrum adalah dengan cara menuangkan 150ml air hangat (jangan pakai air panas) ke dalam gelas, kemudian tuang 1 sachet MyBio Susu Kolostrum, aduklah menggunakan sendok plastik. Tidak disarankan mengaduk dengan sendok aluminium karena bisa terjadi oksidasi.

Yuk ah, jangan biarkan tubuh kita mudah capek dan gampang sakit. Mulailah hidup sehat sejak hari ini. 

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran