Skip to main content

Perlukah Kita Menghadiri Acara Parenting?


Menyekolahkan Noofa di PAUD Insan Robbani di Kesesi Pekalongan banyak sekali keuntungannya, salah satunya adalah siswa mendapatkan fasilitas yang lengkap mulai dari fasilitas pembelajaran baik untuk akademik maupun karakter, juga fasilitas permainan untuk perkembangan motorik anak. Bukan hanya Noofa saja yang mendapatkan fasilitas dari pihak lembaga pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Sejahtera kabupetan Pekalongan tersebut,  orang tua siswa ternyata juga mendapatkan fasilitas berupa seminar parenting. Perlukah Kita Menghadiri Acara Parenting? Jawabannya tentu sangat perlu. Selain sebagai media silaturahim antara orang tua siswa dengan para ustadzahnya, juga dengan orang tua siswa yang lain. Acara parenting ini juga menjadikan kita sebagai orang tua yang mungkin belum mengetahui cara mendidik anak dengan baik, akan mendapatkan ilmu dan pengetahuan tentang bagaimana pola pengasuhan anak kita dengan baik dan benar. Acara yang diadakan rutin ini tentu sangat bermanfaat juga sebagai jembatan kita para orangtua supaya lebih mengerti lagi arti penting dari ilmu parenting. 

Acara parenting di PAUD Insan Robbani ini menjadi agenda rutin, setiap dua minggu sekali dan sebulan sekali. Acara parenting ini dibagi menjadi tiga, yaitu:
  • Parenting kelas, adalah acara parenting yang diadakan oleh wali murid per-kelas. Misal, Noofa kelas Nabi Adam, secara otomatis saya sebagai wali-nya Noofa nantinya akan rutin mengikuti kelas Parenting bersama orang tua / wali murid kelas Nabi Adam. Tujuannya adalah agar kita sebagai orang tua dapat mengetahui perkembangan anak kita, bisa sharing sesama orangtua bilamana terdapat masalah dalam mendidik anak, sharing bagaimana kita mendidik anak dengan baik. Dari situ diharapkan kita sesama orangtua akan mempunyai rasa empati dan kita sesama orang tua dapat saling menyayangi satu sama lain. Kemudian dengan adanya pertemuan yang rutin ini juga akan terjalin silaturahim yang kuat, bahkan tidak menutup kemungkinan kita sesama wali murid dapat menjadi saudara. Harapannya melalui acara tersebut dapat membuat kompak para orang tua wali siswa di kelas ini.

Lalu, parenting kelas ini kegiatannya apa saja?
Parenting kelas ini difasilitori wali kelas per kelas. Nantinya yang akan menghidupkan adalah para wali murid. Bisa diisi dengan sharing, atau kegiatan lain yang lebih menyenangkan, misalnya fun cooking, saling tukar resep makanan sehat keluarga. Atau bisa berwisata pendidikan dengan mengunjungi tempat-tempat seperti museum batik, tempat pemeraham susu sapi, dan lain-lain yang ada di Pekalongan dan sekitarnya

  • Parenting Bersama, seperti namanya “bersama”. Parenting ini adalah kegiatan parenting yang dihadiri oleh SELURUH WALI MURID PAUD INSAN ROBBANI. Jadi wali murid dari semua kelas, PAUD sampai TK berkumpul jadi satu. Di parenting ini biasanya ada pembicara dari luar di mana narasumber tersebut memang expert di bidang parenting. Atau mendatangkan seorang motivator. Ini disesuaikan dengan kebutuhan. Tujuannya tak lain adalah, selain kita bisa mendapatkan ilmu dari sang pemateri, kita diharapkan juga bisa saling mengenal satu sama lain, bukan hanya mengenal orang tua murid dalam satu kelas saja melainkan kita bisa mengenal seluruh orangtua wali murid PAUD Insan Robbani.

  • Parenting Club. Naahh, ini nih yang luar biasa. Parenting club adalah parenting yang mana anggotanya para orangtua yang anaknya merupakan alumni Insan Robbani. Dari keterangan Kepala PAUD Insan Robbani, awalnya hanya ada parenting kelas dan parenting bersama. Namun setelah ada alumni, para orangtua murid yang memang sudah menjalin persaudaraan selama anaknya sekolah di PAUD tetap ingin saling sharing dan berkumpul. Materi yang dibahas pun sudah meluas, karena permasalahan yang ada dari orangtua yang bisa disharing-kan bukan hanya dalam lingkup permasalahan anak usia dini, namun mereka bisa saling bercerita tentang anaknya yang sekolah di sekolah negeri, sekolah swasta, atau permasalahan-permasalahan lain yang didapatkan dari lingkungan masing-masing yang berbeda.


Selama mengikuti acara parenting tersebut yang perlu disiapkan oleh para orang tua siswa PAUD Insan Robbani cukup sederhana, yaitu hanya membawa alat tulis misalnya buku catatan (note book), bulpen, maupun pensil. Gunanya tak lain adalah untuk mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh narasumber. Kenapa harus dicatat? karena siapa tahu apa yang disampaikan pemateri ada yang kita lupakan sehingga catatan tersebut sebagai bahan untuk kita pelajari di rumah.

Itulah tiga jenis parenting yang ada di PAUDnya Noofa. Sebagai orang tua saya merasa sangat bersyukur sekali bisa mendapatkan fasilitas tersebut, sangat tepat sekali untuk saya khususnya yang memang masih sangat membutuhkan berbagai informasi, ilmu maupun pengetahuan seputar cara mendidik anak yang baik dan benar.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran