Skip to main content

JePang-nya Kesesi

Jepang?? apa yang ada dalam pikiran kalian ketika membaca judul di atas?
saya yakin yang kalian pikirkan bahwa Jepang adalah nama sebuah negara yang terkenal dengan bunga Sakura-nya? eeittss... pikiran semacam itu tentu tidak salah karena negara Jepang memang terkenal dengan bunga Sakura dan juga samurai-nya.. 
Tapi dalam tulisan saya kali ini,  saya akan memperkenalkan kepada kalian semua sebuah tempat di Kesesi Kabupaten Pekalongan yang sejak dulu sampai sekarang masih menjadi tempat favorit para kaula muda :) untuk refreshing, bermain maupun sebagai tempat berpacaran.. dan tempat itu bernama JePang...

Sedikit bercerita, sepulang kuliah tadi, saya turn on my leppy dan nggak sengaja saya melihat satu folder yang berisi foto-foto saya dengan sahabat-sahabat di "Jepang". karena melihat foto-foto itu saya jadi pengen memperkenalkan kepada kawan semua tentang apa sih itu "Jepang" yang dimaksud?

"Jepang", sejak dibangun sekitar tahun 1998 lalu, masyarakat Kesesi menamai bangunan ini dengan nama "jepang" yang kepanjangannya adalah "JEmbatan PanjANG" hehe..
jembatan ini mempunyai panjang kurang lebih 300 meter, yang menghubungkan kabupaten Pekalongan dengan kabupaten Pemalang, tepatnya dari Kecamatan Kesesi-Pekalongan menuju ke Kecamatan Bodeh_Pemalang.


Dulu, sebelum "jepang" dibangun, akses transportasi Pekalongan - Pemalang sangat merepotkan, karena harus memutar jalan yang jarak tempuhnya lebih jauh sekitar 5 kilometer, ada juga yang mempertaruhkan nyawa dengan menyeberang sungai deras yang tak jarang datang banjir secara tiba-tiba dan tentu saja hal itu sangat membahayakan mereka. Oleh sebab itulah kondisi tersebut akhirnya memunculkan  banyak permintaan dari  masyarakat kepada Bupati Pekalongan yang saat itu dijabat oleh Bapak Antono agar membangunkan sebuah jembatan. Usulan tersebut akhirnya disepakati dan pembangunan "Jepang" dapat terealisasi. Dalam prosesnya, pembangunan "jepang" ini tidak berjalan mulus seperti apa yang di harapkan, sulitnya lokasi dan derasnya aliran sungai yang memicu bangunan Jepang  ambruk sampai tiga kali. Seingatku, ambruknya JePang yang pertama pada kali tahun 1999 saat itu saya masih kelas 6 SDN 01 Kesesi. Ambruk yang kedua sekitar tahun 2002 saat itu saya kelas 3 SLTP Daaru Ulil Albaab, dan yang terakhir, "Jepang" ambruk pada tahun 2004. sering ambruknya "jepang" menimbulkan banyak tanggapan dari masyarakat, ada yang berfikir logis tentang konstruksi bangunan yang kurang kokoh dan lokasi tanah yang memang labil, ada juga yang beranggapan mistis seperti adanya siluman ular yang konon katanya tidak suka tempat tinggalnya di rusak (di bangun jembatan). akan tetapi sejak terakhir ambruk pada tahun 2004 sampai sekarang 2012, "jepang" masih kokoh, hanya saja aspal jalannya sekarang sedikit berlubang karena musim hujan yang berkepanjangan.


Jarak dari "jepang" sampai ke rumah saya kurang lebih 300 meter. "jepang" adalah salah satu dari beberapa tempat favorit tujuan jalan-jalan pagi (JJP) ataupun jalan-jalan sore (JJS) muda mudi Kesesi dan tak jarang banyak muda-mudi dari kecamatan atau bahkan kabupaten tetangga yang  datang ke "jepang" untuk mencari suasana alam yang masih asri. pemandangan yang natural membuat banyak muda-mudi berdatangan kesini. pagi hari, udara sejuk dan pemandangan Gunung Slamet terlihat jelas dari sini. dan di sore hari nuansa senja yang elok dipandang mata pun menjadi keindahan istimewa yang sempurna dari sini.


Setiap bulan Ramadhan, "jepang" menjadi tempat favorit untuk ngabuburit, tak hanya di Kesesi, jembatan-jembatan panjang yang ada di masing-masing kecamatan pun menjadi tempat favorit untuk ngabuburit, kenapa? bagi saya pribadi, menanti saat-saat berbuka puasa dengan melihat air mengalir adalah suatu kepuasan tersendiri. tidak akan terasa bosan atau menggalaukan jika air yang mengalir itu ada di depan kita, apalagi airnya jernih, batunya nampak dari permukaan, wow!! *bisa dibayangkan?? :)


Asrinya alam yang belum terkontaminasi dengan berbagai polusi membuat JePang banyak diminati masyarakat untuk refreshing apalagi oleh para kawula muda seperti saya... bhhahaa *maunya...
Nahh,, kalau kawan penasaran, ayoo lah main ke Kesesi, kita ke "Jepang" bareng-bareng. hmm.. di bawahnya ada lapangan yang biasanya di gunakan muda-mudi untuk camping ataupun sekedar bakar-bakaran ikan / ayam.


Mau lihat bagaimana serunya pemandangan dan suasana "jepang"?? ini ada beberapa foto narsis kami di "Jepang" hehehhe..






foto dari setengah panjang jepang
narsis sore-sore di jepang
sebelah selatan jepang (sayangnya mendung, jadi berkabut)
sungainya jernih dan tidak banjir, asri bukan?
sebelah utara jepang
tampak dari samping
dasar, Ibu-Ibu suka ngrumpi... #lho?
jepang with Us
turis lagi bergaya, bhahhaa
my Friend, Uni Prima dari Padang
My friend, Tika dari Lampung
My Friend, Fida dari Pati - Jateng
my Friend, Nia dari Pati - Jateng
bagi kawan yang tinggal di daerah Pekalongan, sudah pernah ke Jepangnya Kesesi, belum?
kalo belum rugii,,, lhoo.... bhahhaa


sukron!


keep blogging and happy blogging :)

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran