Skip to main content

TINGKATKAN KEPEKAAN SOSIAL

PERAN MAHASISWA sebagai agen perubahan sosial (agent of social change) akan benar-benar terlihat saat mereka terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat lewat program Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN adalah salah satu program pengabdian kepada masyarakat yang masuk dalam Tri Darma Perguruan Tinggi dan wajib diikuti oleh setiap mahasiswa karena masuk sebagai salah satu mata kuliah. 


Modal yang  harus dimiliki oleh mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata selain ilmu dan keterampilan yang telah ia dapatkan di bangku kuliah adalah harus memiliki kepekaan sosial. Kehidupan masyarakat, terutama di desa-desa yang sering menjadi objek KKN sangat berbeda dengan kehidupan mahasiswa di kampus. Oleh sebab itulah kemampuan beradaptasi mahasiswa dalam memahami watak, kebiasaan serta kebudayaan masyarakat setempat dimana mahasiswa tersebut ditempatkan sangat penting sekali.

Kepekaan sosial yang dimiliki mahasiswa dalam KKN sangat menentukan berhasil dan tidaknya mereka dalam merealisasikan program kerja yang disusun selama KKN. Karena dalam menentukan program kerja KKN mahasiswa tidak bisa dengan kehendaknya sendiri tetapi harus menyesuaikan dengan kondisi masyarakat. Berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat itulah yang harus menjadi dasar dalam menyusun program kerja.

Untuk dapat mengetahui berbagai problematika yang dihadapi masyarakat, maka dibutuhkan kepekaan sosial yang tinggi dari mahasiswa saat melakukan survei. Mahasiswa yang mempunyai kepekaan sosial akan dengan mudah memetakan berbagai persoalan serta mampu membuat perencanaan yang matang sebagai solusi atas problem sosial yang sedang dihadapi masyarakat.

Untuk mewujudkan rancangan program kerja yang telah disusun maka mahasiswa yang KKN harus mengedepankan kerjasama serta melibatkan tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta berbagai lembaga dan organisasi yang ada di masyarakat. Karena melalui mereka-lah mahasiswa akan lebih memahami kondisi riil serta apa yang dibutuhkan oleh masyarakat yang akan mereka tempati.

Kerja sama yang baik antara mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN dengan tokoh masyarakat dalam memetakan serta mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat secara tidak langsung akan dapat menghapus kesan negatif bahwa mahasiswa KKN hanya bisa membuat repot masyarakat. Sebaliknya dengan kemampuan dan kepekaan sosial mahasiswa yang baik, jelas akan menimbulkan kesan dan respek yang positif dari masyarakat.

Keberhasilan mahasiswa selama KKN bukan hanya terletak pada tercapainya berbagai program kerja yang disusun. Akan tetapi yang lebih penting lagi adalah keberhasilan mahasiswa dalam meningkatkan kepekaan sosial. Karena dengan memiliki pengetahuan yang luas serta mempunyai kepekaan sosial yang tinggi diharapkan mahasiswa setelah lulus dari perguruan tinggi akan menjadi salah satu problem solver di tengah-tengah masyarakat.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran