Skip to main content

KOMODITAS BISNIS


Bukan rahasia lagi, jika saat ini Perguruan Tinggi Negeri setiap tahun ajaran baru berlomba-lomba membuka jalur khusus. Hal ini dilakukan agar mahasiswa yang tidak lulus dalam seleksi penerimaan mahasiswa (UMPTN) bisa tetap kuliah di jurusan yang dia inginkan dengan cara membayar sesuai dengan kesepakatan antara yang bersangkutan dengan pihak perguruan tinggi. Walaupun hal tersebut sangat disayangkan, namun kenyataannya malah dilegalkan.


Carut-marutnya sistem yang berjalan dalam dunia pendidikan di Indonesia semakin diperparah dengan terungkapnya kasus pemalsuan dokumen transfer mahasiswa ke fakultas kedokteran sebuah Perguruan Tinggi Negeri di Semarang. Hal itu jelas merupakan preseden buruk dan sangat memalukan bagi dunia pendidikan Indonesia.

Betapa tidak dunia pendidikan kita, khususnya perguruan tinggi seakan tidak lagi menjadi wahana untuk mendidik dan menciptakan generasi yang berkualitas. Akan tetapi lebih menjadi lahan untuk menjerumuskan mereka kedalam dunia penuh impian dan kebohongan. Dengan uang, mereka mencoba mengejar tujuan untuk dapat kuliah di perguruan tinggi favorit walaupun dengan cara ilegal yaitu dengan pemalsuan dokumen transfer.

Sudah adanya mahasiswa yang lulus, bahkan sudah bekerja dengan cara illegal, semakin membuktikan bahwa dunia pendidikan di Indonesia masih syarat dengan  budaya kolusi. Disisi lain, peristiwa pemalsuan dokumen transfer oleh mahasiswa tersebut menunjukkan bahwa dunia pendidikan merupakan komoditas bisnis semata. Dengan hanya berorientasi mendapatkan keuntungan, oknum yang tidak bertanggungjawab akan menggunakan kesempatan untuk membantu mahasiswa dalam mencapai tujuannya, yaitu dapat kuliah di fakultas favorit walau dengan cara yang ilegal.

Jika yang terjadi adalah demikian, serta konstruk berpikir mahasiswa hanya menginginkan sesuatu yang instan, maka bukan tidak mungkin kasus serupa juga dapat terjadi di perguruan tinggi yang lain. Bahkan cara-cara kotor tersebut juga bisa menjalar di level pendidikan yang lebih rendah dari perguruan tinggi, semisal di SMA-TK sekalipun juga dapat menjadi korban.

Itu artinya dunia pendidikan bukan lagi menjadi tempat untuk menuntut ilmu, melainkan sebagai lahan bisnis dan mencari keuntungan segelintir orang saja. Sehingga jangan salah jika suatu saat generasi yang lahir dari dunia pendidikan adalah generasi yang tidak bermutu. Karena dalam prosesnya juga menggunakan cara-cara yang tidak bermutu juga.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips