Whiskas Junior Tuna, Makanan Anak Kucing Kaya Nutrisi


Minggu lalu kami sekeluarga main ke rumah salah seorang sahabat di Pemalang. Dalam waktu yang cukup lama kami memang tidak main ke sana, mungkin sudah sekitar 8 bulan lebih kami tidak dolan ke sana. setelah kemaren kami main ke sana, banyak yang berubah di rumah kontrakan teman saya ini.

Dulu, sekitar 8 bulan yang lalu, teman saya ini tidak memelihara kucing. Di halaman belakang rumah dia hanya ditanami tanaman apotik hidup dan beberapa tanaman sayur mayur. Tapi berbeda dengan saat kemaren kami sampai di sana. Tepat lurus belakang pintu belakang ada satu kandang, saya kira itu kandang burung. Ternyata itu kandang kucing. Rupanya, teman saya ini baru sekitar 2 bulan memelihara anakan kucing anggora.

Ada banyak macam spesies kucing. Seperti persia, anggora, hingga kucing lokal yang bisa dengan mudah kamu jumpai di pinggir jalan lantaran kerap hidup di alam liar. Kucing persia biasanya bertubuh gemuk, lucu, tambun, serta berhidung pesek. Sedangkan Kucing domestik punya ukuran tubuh serta bulu yang panjang. Sementara kucing anggora merupakan kucing dengan bulu-bulu panjang.

Hasil ngobrol berkat keponya saya ke teman saya ini, saya sedikit ngerti tentang ternak kucing hias, salah satunya kucing anggora. Teman saya memilih kucing anggora yang masih kecil karena lucu, katanya kalau masih kecil ntar gampang bikin kucing jadi penurut. Selain itu anaknya yang minta untuk beli anak kucing waktu di Car Free Day di alun-alun Pemalang.

Ada beberapa yang perlu diperhatikan apabila hendak memelihara hewan seperti kucing. Di antaranya:

1. Modal

Teman saya mengucapkan, punya kucing harus punya modal dulu. Modal di sini bukan hanya untuk membeli kucingnya saja, melainkan banyak hal seperti membeli kandang, membeli makanannya, modal untuk membeli vitaminnya, dan/atau membeli aksesoris kucing seperti baju kucing, dll. Modal menjadi salah satu hal penting untuk mempersiapkan dengan matang dalam memelihara kucing.

2. Strategi Dalam Memelihara

Pastikan kamu punya banyak waktu untuk memelihara dan meneliti hewan pelihara kamu sendiri. kalau kamu sibuk sendiri, kamu akan kehilangan moment. Telaten dan sabar dalam memelihara kucing dapat menjadikan kucing menjadi lulut sama kita.

3. Kandang

Teman saya membeli kandang khusus katanya, custom pesan ke orang. Di dalam kandangnya diberi kotak makanan dan minuman, beli nggak usah yang mahal, yang penting nyaman untuk kucing saja.

Kucing hasil membeli berarti bisa dikatakan kucing pindahan. Kucing pindahan itu kucing yang butuh waktu untuk adaptasi dengan rumahnya yang baru. Jadi, usahakan untuk menempatkan mereka pada kandang yang senyaman mungkin.

Beri pasir pada kandangnya. Secara otomatis, si anggora akan menimbun kotorannya di sana. memelihara kucing tidak mudah, tetapi juga tidak sulit. Di sini hanya butuh ketelatenan dan kesabaran. Insya Allah ketika kucing nyaman, kucing akan nurut sama kita.

4. Makanan

Pada dasarnya, ada dua jenis pakan kucing. Pertama adalah jenis wet food atau makanan basah yang fungsinya untuk merangsang nafsu makan atau menaikkan berat badan si kucing. Kamu bisa menemukannya dalam bentuk daging yang sudah dikemas. Kedua adalah dry food atau makanan kering yang berupa biskuit dan kerap dijadikan sebagai makanan harian. 


Pilihlah biskuit yang diperkaya dengan protein, vitamin, serta formula lain yang sifatnya mampu mendukung tumbuh kembang mereka. Banyaknya merk yang beredar di pasar harusnya membuat kamu harus jeli dan teliti dalam memberikan makanan untuk ternak kucing anggora kamu di rumah. Produk whiskas menjadi produk andalan yang dipilih teman saya ini untuk pakan kucing anggoranya. WHISKAS® memiliki rasa yang lezat dan mengandung nutrisi yang seimbang seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh kucing untuk membekali aktivitasnya. Selain memberikan makanan, minuman juga perlu. Berilah mereka minuman dari air yang sudah matang, agar terhindar dari mencret.

Untuk anak kucing seperti yang dipelihara teman saya ini, dia memberi Whiskas junior tuna. Produk ini diracik dengan resep yang lezat, serta potongan daging segar dan dilengkapi dengan kandungan air, dimasak dengan metode 'Slow-Cooked' dan dibungkus dengan kantung steril dan mudah untuk dibuka serta kandungan daging yang segar dan 'juicy' akan membuat kucing doyan makan. Kucing yang nafsu makannya bertambah akan menjadi kucing yang gemuk dan sehat.

Sebagai informasi, Whiskas junior tuna ini diformulasikan untuk anak kucing usia 2-12 bulan. Bukan hanya untuk anak kucing, makanan ini juga baik untuk Ibu kucing yang sedang hamil dan menyusui karena mengandung kalsium, fossor, dan Vitamin D untuk kesehatan tulang dan pertumbuhannya, Mengandung antioksidan alami untuk menunjang kesehatan sistem imunnya, mempunyai tekstur yang lembut dan lunak untuk mudah dikunyah.

5. Vaksinasi

Yang terakhir, Vaksinasi. Jaman sekarang vaksin banyak sekali penyakit di mana-mana, sebetulnya pemberian vaksin pada kucing dimaksudkan agar kucing terhindar dari serangan penyakit berbahaya yang datang dari virus, patogen, serta kuman yang dihantarkan melalui udara atau makanannya.

Vaksinasi biasa dilakukan pada kucing yang sudah berusia 3 bulan, tapi hal ini juga disetujui kalau kondisi si kucing memungkinkan untuk divaksin. 3 jenis vaksinasi yang normalnya disuntikkan dalam tubuh di kucing. Yaitu; Herpes, rabies, dan leukimia.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memelihara kucing. Kalau saya sendiri belum siap sih memelihara kucing seperti teman saya ini. Saya orangnya kurang telaten, dulu pernah punya kelinci saja akhirnya pada mati.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)