Susu untuk Anak Usia 1 Tahun

Noofa, si kecil yang saat ini sudah tumbuh dan berkembang menjadi tambah pintar, semenjak sekolah di PAUD Insan Robbani Kesesi Pekalongan semakin banyak ilmu, pengetahuan serta banyak hal yang ia dapatkan dan ia praktikkan dalam kesehariannya, salah satunya adalah soal kemandirian. Bukan hanya di sekolah mandiri sejak dini juga saya ajarkan ketika ia berada di rumah, kemandirian itulah yang membuat saya bangga. Salah satu bentuk kemandirian yang bisa ia lakukan adalah membuat susu sendiri. Kemampuannya membuat susu sendiri menandakan dia sudah besar, ya walaupun untuk mengambil gelas sendiri belum bias karena tempat gelas memang masih tinggi, hehehe..


Dulu, Noofa anak ASI. Sampai usianya menginjak 1 tahun, air susu ibu (ASI) adalah satu-satunya jenis susu yang dikonsumsi Noofa. ASI mengandung segala jenis nutrisi yang diperlukan tubuh anak supaya dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, di samping itu saat usianya masih di bawah 1 tahun, pencernaan anak masih belum siap untuk mencerna nutrisi yang bersumber dari susu lain, seperti susu sapi baik yang berupa UHT maupun formula. Meskipun sekarang sudah diselingi susu sapi, tetapi Noofa masih suka minta nenen Uminya. Hahaha.. Emang katanya gitu ya, kalau anak ASI dan masih minum ASI sampai dua tahun lebih, lepasnya jadi susah. Hiks.


Bicara soal ASI dan susu formula, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan untuk memberikan ASI kepada si kecil setidaknya sampai usia dua tahun. Dan setelah anak berusia 1 tahun, para ahli mulai merekomendasikan agar si kecil diberikan susu pertumbuhan sebagai pelengkap pola makan 4 sehat 5 sempurna. Ingat! Bukan sebagai satu-satunya sumber nutrisi, tetapi hanya sebagai pelengkap saja. Pemberian susu formula ini juga perlu dikonsultasikan kepada ahli, karena setiap anak berbeda-beda. Ada yang alergi susu sapi, dia bisa menggantinya dengan susu kedelai.

Jenis-jenis susu sapi di pasaran

Dewasa ini ada banyak sekali jenis susu sapi yang diformulasikan untuk anak, berikut saya tuliskan dari beberapa sumber yang saya baca, salah satunya dari website balitapedia, yaitu:

  • Susu full cream, susu jenis ini dibuat dari susu sapi yang sudah dipasterisasi dan dihomogenisasi, biasanya susu ini dijual dalam bentuk cair atau bubuk. Jenis susu sapi ini umumnya mengandung setidaknya 3,2 persen lemak.
  • Susu rendah lemak adalah susu sapi dengan kandungan lemak berkisar antara 1,5 – 2 persen lemak.
  • Susu skim adalah jenis susu sapi dengan kandungan lemak sangat rendah yaitu sekitar 0,15 persen.
  • Susu formula khusus yaitu susu yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan asupan nutrisi khusus. Biasanya dapat berupa susu rendah laktosa atau sudah ditambahkan protein, zat besi, kalsium, vitamin D, asam lemak omega-3 atau nutrisi lainya.

Lalu, Jenis susu apa yang terbaik untuk anak usia 1 tahun?

Pertanyaan yang memang sering sekali dipertanyakan oleh ibu-ibu, terutama ibu-ibu muda yang baru mempunyai satu anak. Hehehe.. beberapa ahli merekomendasikan susu full cream baik sebagai susu anak 1 tahun, karena susu jenis ini diyakini sebagai sumber yang baik dari protein, lemak, dan kalsium. Selain itu, susu full cream mengandung cukup energi untuk aktivitas si kecil. Susu jenis ini cocok sekali untuk anak yang aktif seperti Noofa. Usia pertumbuhan 1 sampai dengan 2 tahun adalah masa dimana pertumbuhan si kecil berlangsung pesat sehingga mereka membutuhkan asupan nutrisi pendukung seperti protein, lemak, dan energy yang cukup di mana salah satunya bisa didapatkan dari susu yang ia minum. Namun untuk bayi atau anak yang gemuk berlebih atau obesitas, biasanya direkomendasikan untuk meminum susu rendah lemak.

Apakah si kecil membutuhkan susu formula khusus?
Seperti yang sudah saya tulis di atas, pemberian susu formula kepada anak tentu disesuaikan dengan kondisi anak masing-masing, misalnya anak yang mengalami intoleransi laktosa, Anda bisa memberikan si kecil susu rendah laktosa.

Susu formula hanyalah sebagai pelengkap. Jangan sampai terbalik, anak minum susu terus tetapi tidak mau makan, padahal makanan adalah sumber utama energi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Seperti halnya Noofa, dia memang suka minum susu, tetapi saya tetap memberikan dia makanan sehat, yaitu nasi dan lauk-pauk yang bergizi serta buah-buahan. Apalagi saat ini Noofa sudah terbiasa makan sendiri, dan senangnya lagi dia tidak milih-milih lauk. Alhamdulillah, jadi semakin bangga deh sama Noofa.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)