Opname, Baiklah...

Sejak hari kamis Noofa sakit. Sakitnya seperti biasanya, batuk. Hari kamis masih ceria, juga masih mau berangkat sekolah. Di sekolahan kata ustadzahnya nggak begitu ceria karena batuknya agak mengganggu kegiatan Noofa di sekolah paudnya.

Pulang sekolah batuknya tambah kenceng dan sedikit mengeluarkan dahaknya. Duuhh... Saya jadi sedikit worried, jangan-jangan kambuh lagi paru-parunya, mungkin karena kecapekan dan kedinginan waktu kemaren dia hujan-hujanan sama omnya. 

Benar saja, keesokan harinya Noofa munt*h, batuk-batuknya tambah kenceng lagi. Akhirnya saya sms ustadzahnya Noofa ijin Noofa nggak berangkat sekolah, hari Jumat Noofa di rumah istirahat. Hari itu masih ceria, masih mau main sepeda dan lari-larian sama Omnya, walaupun kalau habis lari gitu batuknya kambuh. :(


Sorenya, Abi pulang, Noofa kelihatan sehat, ceria, bahagia karena ketemu Abinya. Pas malamnya, Noofa mulai batuk dan munt*h-munt*h lagi. Malah sempet dia pup di celana dalamnya karena udah nggak tahan dari kebeletnya. Duuhhh.. Anak umi jadi bayi lagi.. *__*

Sabtu, Noofa nggak sekolah lagi. Nah, ini salah saya, kami bertiga malah pergi ke Pemalang karena saya mau priksa ke dokter. Noofa Bilang nggak mau priksa, dia tadinya berfikir yang mau dipriksa dia. Padahal yang mau priksa saya. Tadinya Noofa mau saya tinggal aja di rumah, tapi dia maunya ikut. Ya sudah kami jadi bertiga. Baru sampai Comal, hujan datang. Kami berteduh sebentar di depan Bank yang tutup. Setelah hujan berhenti, kami tetap memakai jas hujan kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Pemalang, yang namanya jas hujan, walaupun melindungi dari hujan, tetap saja rasa dingin nggak bisa dihindari. Noofa kelihatan banget kedinginan. Sampai di Pemalang, kami cari warung, Noofa saya suruh maem alhamdulillah mau makan. Urusan di Pemalang selesai, kami segera pulang ke rumah.

Sampai di rumah, Noofa kembali batuk-batuk. Naah, malamnya yang bikin saya jadi sedih, betapa tidak, setiap apa yang masuk ke perut Noofa, pasti nggak lama kemudian dikeluarin lagi. Noofa munt*h-munt*h. Sampai minum susu atau air putih pun mbalik lagi. 


Yaa Allah,, kasian Noofa.. Apa karena hujan-hujanan kemaren Noofa jadi tambah parah? Malah jadi munt*h-munt*h setiap kali perutnya diisi sesuatu. Pencernaannya kenapa? Asam lambungnya naik? Doain Noofa ya, supaya segera sembuh dan ceria lagi... 

Senin malam, melihat Noofa yang lemes saya nggak tega, akhirnya saya bawa ke dokter, menurut dokter disuruh opname untuk bisa diketahui kenapa munt*h terus. Baiklah... 

*Pagi, 26 Januari 2016
*RSI Pekajangan Pekalongan
*Flamboyan VIP 1B

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)