Jual Gelang untuk Beli Ayam (?)


Pulang dari kampus tadi, sesampainya di rumah, saya lewat pintu samping sekalian masukin motor ke garasi motor. Ruang garasi motor di rumah tersambung dengan ruang perpustakaan rumah, di mana ada lemari yang penuh dengan buku di sana. Kemudian tersambung lagi dengan ruang makan dan dapur. Pas saya masuk dapur, saya melihat Ibu saya sedang masak sesuatu dengan panci besar. Sedikit ngelirik mata saya ke arah atas kompor, ternyata yang sedang dimasak adalah ayam.

“Ciyee.. masak ayam niyeeee…” goda saya kepada Ibu saya.

“Iya, nih. Tadi habis jual gelang silver diamond di Pemalang, uangnya buat beli ayam ‘abang’ ini” jawab Ibu sambil senyum renyah.

“Jual Gelang untuk Beli ayam, Bu?” kaget.. beneran kaget.


“Iya, sekalian jalan-jalan ke Pemalang sama Bapak, dan belanja kebutuhan rumah tangga yang lain” jelasnya kepada saya.

“Oooh.., terus mana oleh-olehnya? Goda saya jadi, hihihi

“Lhaa ini, ayam. Hehe.. ini ayamnya dimasak dulu, nanti sebagian dimasukkan ke kulkas, besok kalau mau ayam goreng tinggal ambil dan goreng” terang Ibu lagi.

Jadi, tadi Ibu dan Bapak pergi ke Pemalang setelah pulang dari sekolahan. Tujuan awal ke Pemalang mau belanja. Bapak dan Ibu memang memilih belanja kebutuhan rumah tangga di Pemalang daripada di Pekalongan. Karena selain jaraknya lebih dekat ke Pemalang, di sana juga sudah banyak pedagang langganan, karena bapak memang asli Pemalang.

Nah, sudah lama Ibu punya gelang silver diamond tetapi tidak pernah dipakai. Pikirnya, daripada nggak dipakai mendingan dijual. Dulu, harga belinya 270 ribu rupiah, tadi siang dijual laku 210 ribu rupiah. Lumayan, kan, bisa untuk beli ayam ‘abang’ dan bisa dinikmati bersama keluarga di tanggal tua ini? Hihihi
 
gambar pinjam dari http://wetoostudio.com/belajar-cara-berternak-ayam-petelur-peluang-usaha-ternak/
Oiya, ayam abang ini biasa disebut dengan ayam merah. Ini bisa dwifungsi, yaitu ayam petelur dan ayam pegading.  Ayam petelur adalah ayam yang dipelihara untuk menghasilkan telur, sedangkan ayam pedaging berarti ayam yang dibudidaya untuk menghasilkan daging yang lebih banyak. 

Biasanya, ayam jenis petelur yang dijual di pasar adalah ayam yang produksi telurnya sudah berkurang, akan tetapi dagingnya masih baik untuk dikonsumsi.

Di pasar Pemalang, di penjual ayam langganan bapak, harga ayam merah adalah 38 rb per-ekornya, harga itu adalah harga asli sebelum disembelih. Tetapi, bila minta disembelihkan penjualnya, harganya nambah 2000 rupiah, jadi 40 rb per-ekor. Jangan khawatir, karena penjualnya ini menyembelih ayamnya sesuai syari’at ajaran agama Islam. Jadi, ayam yang kita beli itu adalah ayam yang halal dimakan. Penjualnya sudah bisa langsung membersihkan bulu ayam dan memotong kecil-kecil sesuai selera. Jadi, pembeli menerima beres tinggal dicuci bersih di rumah kemudian dimasak. Gimana, mudah, kan?

Kalau hari ini Ibu saya menjual gelang untuk membeli ayam. Kamu jual apa untuk beli apa? Hehe ^^

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)