Saat Saklar Ruang Makan Rusak



Sabtu lalu aku pulang ke kampung halaman di Desa Kesesi tercinta. Alhamdulillah saat perjalanan aku nggak kehujanan, karena pas begitu sampe rumah hujan mengguyur desaku dengan derasnya. Untung saja udah sampe rumah, kataku dalam hati.

Eh tapi nggak lama kemudian listrik mati. Udah hujan, listrik mati pula! Rasanya seperti nggak ada tanda-tanda kehidupan di malam itu. Huuft. Denger-denger sih katanya listrik mati karena ada gangguan di tentangga desa. Apanya gitu tersambar petir. Berharap perbaikan segera diselesaikan, karena kasian Noofa kalau gelap dia jadi ketakutan.

Bersyukur nggak sampe satu jam listrik kembali menyala. Senangnya hatiku, begitu pula dengan Noofa yang langsung asyik main dengan adikku. 

Hujan kini berkurang dan menjadi gerimis dan kemudian hujanpun reda. Ibuku menyuruhku makan, karena aku juga sudah lapar, aku langsung ke ruang makan untuk makan. Biasanya ruang makan nggak pernah gelap, tapi kok ini gelap? Setelah aku tanya bapak, ternyata saklarnya rusak jadi nggak bisa menyalakan lampu. Hmm.. dengan bantuan penerangan lampu batre di HP, aku ambil makan di ruang makan yang letaknya bersebelahan dengan dapur. 


Setelah selesai makan, aku bilang ke bapakku untuk segera mengganti saklar yang rusak itu dengan saklar yang baru, supaya kalau mau makan malam-malam nggak gelap-gelapan. Bapakku mengiyakan, namun nggak langsung malam itu, besok pagi mumpung hari minggu kan libur, jawab bapak. Besok kamu beli alat listriknya ya, saklar dan kabel di Toko depan lapangan, lanjutnya.

Kalau masalah alat listrik, bapakku pasti selalu menyuruh aku membeli di Toko dekat lapangan, di Toko itu murah karena Toko itu salah satu distributor alat listrik di Kabupaten Pekalongan. Selain murah, Toko tersebut juga menyediakan alat-alat listrik dengan lengkap.

Waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB. Bapakku menyuruhku untuk segera tidur. Setelah cuci kaki, cuci tangan dan gosok gigi, aku masuk ke kamar dan istirahat di kamar. Dengan harapan, besok bapak segera membetulkan saklar ruang makan supaya lampu bisa menyala dan tidak gelap lagi.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)