Begini thow Rasanya Ujian Thesis??

Kamis minggu lalu saya dapat sms dari TU Kampus PPs Unnes, sms pemberitahuan bahwa jadwal ujian thesis saya akan dilaksanakan pada tanggal 21 September 2013. Kurang lebih 10 harian saya menunggu datangnya hari H. Sembari belajar, mempersiapkan segala sesuatunya untuk ujian. Sampai akhirnya tibalah saatnya saya ujian.

Hari ini, Sabtu 21 September 2013 adalah hari yang saya tunggu-tunggu, saya sudah berusaha dan doa yang terbaik, semua sudah saya pasrahkan kepada Allah SWT. Sejak semalaman saya sudah merasa tidak enak badan, agak flu batuk pilek, kurang tidur dan efek minum kopi saya menjadi sakit lambung. Intinya berangkat dari kontrakan menuju kampus perasaan saya benar-benar tidak enak. Tibalah saya di Kampus sekitar pukul 09.40 WIB, sedangkan jadwal saya pukul 11 WIB. Masih sekitar satu jam lebih saya harus menunggu. Tenggorokan sudah mulai kering, rasanya saya sudah terkena dehidrasi akut, kepala yang semula pusing biasa kini semakin berat. Membaca saja mata saya sudah tidak sanggup, tulisan di kertas seperti semut yang tak terbaca. Kliyengan membuat saya kehilangan keseimbangan. Saat itu saya hanya bisa berdzikir dan terus membaca sholawat, sementara Noofa yang ikut ke Kampus sedang pergi bersama Aby dengan niat supaya saya bisa belajar. Namun, rasa sakit itu kian menjadi. Hiks.


Pukul 11 WIB, nama saya belum juga dipanggil, ternyata teman saya yang jadwal ujiannya sebelum saya sangat lama di dalam ruangan. Rasa sakit makin menjadi hingga kedutan pertanda buruk itu datang dibawah mata kanan yang memang bila kata orang Jawa dulu mau nangis. Hiks! Saya berusaha untuk tegar, seperti apapun saya belajar bila saya memang keadaanya seperti itu rasanya seperti hilang ingatan :((

Tak lama kemudian, 11. 25 WIB, nama saya dipanggil oleh sekretatis dari TIM penguji thesis. Sudah campur aduk rasanya antara pusing, mual, pilek, batuk dsb, Namun saya tidak mau harus bisa bertahan untuk menghadapi ujian hari ini. SEMANGAT, begitulah hati saya menyemangati.

Di dalam ruang sidang, saya sudah tidak konsentrasi blazzz. Saya malu ketika belum dibuka oleh ketua sidang, tapi saya sudah nyelonong saya membuka dan mengucap salam, jadi ketahuan banget kalo saya gak konsen, :(

Pertama saya harus mempresentasikan summary dari thesis, setelah itu baru ada sesi tanya-tanya. Penguji pertama adalah Pak "S", beliau menanyakan kenapa memilih topik ini, dll. Dilanjut oleh Pak "Y" dan benar-benar mencari-cari kesalahan saya. Kepala yang semakin berat tadi berhasil membuat saya nggak bisa berfikir bahkan saya tidak bisa mendengar apa yang ditanyakan penguji. HAH?

Arghh.. kenapa si harus merasakan pusing yang luar biasa di depan 4 judges? ini ujian thesis, pergii kauu pusiiing,,, pergiiiiiiiiiiiii!!

Beruntung dua penguji tidak bertanya, cuma dikasih saran saja, saya pun keluar ruangan untuk menunggu hasil nilai thesis saya. Alhamdulillah meskipun begitu saya mendapatkan nilai AB, sebenarnya sedih tidak mendapatkan nilai A, namun mendapat nilai AB disaat tadi seperti itu adalah sebuah anugrah dari Allah. Menangis setelah tau betapa aku seperti ini saat ujian???



No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)