Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut

Le… panggil kakak-kakakmu, simbok pingin ngomong dengan kalian”

Nggeh, mbok…..”

(10 menit kemudian)

“simbok minta maaf bila selama merawat kalian kurang sempurna, tolong kalian yang rukun, saling membantu, simbok sudah tua, bila sudah waktunya simbok menghadap Allah, kalian semua harus ikhlas karena simbok sudah pasrah, umur, rezeki, pati Allah yang ngatur”

Suasana hening.

“Laa ilaaha illallah” simbok diam, pucat terbujur kaku.

Innalillahi Wainnailaihi Rojiun…


NB : 
Cerita Mini ini terinspirasi dari ceritanya Pak Marsudiyanto. Awalnya mau saya ikutkan untuk kontesnya Pakdhe Cholik, tapi karena ternyata ide ceritanya sama dengan cerita Aby, maka saya bikin cerita lain lagi. :)


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)