Srikandi Blogger Cermin Perempuan Modern



Menurutku menulis adalah kebutuhan, prinsip itulah yang saat ini coba aku pegang dalam hidupku. Bagiku tanpa menulis seakan membuat aku menjadi makhluk yang kehilangan kesempatan. Karena dengan menulis aku merasa menemukan harapan dan menemukan sebuah kesenangan. Dan yang lebih penting lagi dengan menulis membuat aku semakin sadar bahwa aku masih banyak kekurangan dan harus belajar lebih giat lagi.

Pada prinsipnya kebutuhan untuk menulis merupakan sebuah potensi yang diberikan oleh Allah kepada setiap hambanya. Bahkan keutamaan untuk menulis telah dijelaskan dalam ayat pertama yang diturunkan oleh Allah kepada Rasul Muhammad SAW melalui surat Al-Alaq ayat 4 “Dialah yang mengajarkan dengan qalam (menulis)”. Dari ayat tersebut sangat jelas bahwa menulis merupakan salah satu perintah utama dari Allah kepada setiap hambanya.

Banyak sekali tokoh-tokoh serta pemikir besar dunia  lahir bukan karena hanya karena kepintarannya, melainkan karena hasil tulisannya. Hasil tulisan (karya) itulah yang kemudian membuat seseorang akan dikenal dan dikenang oleh masyarakat meskipun ia telah tiada. Hal tersebut menunjukkan betapa menulis dapat memberikan pengaruh yang sangat besar bagi seseorang. Bahkan dengan menulis pula seseorang akan bisa meraih berbagai keuntungan, bukan hanya keuntungan mendapatkan ilmu tetapi juga bisa mendapatkan keuntungan dari segi materi.

Sebagai seorang perempuan yang hidup di era digital seperti ini, maka kegiatan menulis seakan sudah menjadi bagian hidupku, salah satu sarana untuk menumpahkan segala ide-ide yang ada dalam pikiranku adalah melalui blog. Karena dengan ngeblog aku jadi terbiasa mengolah ide-ide menjadi sebuah tulisan yang dapat dibaca oleh orang lain, dan tentunya berharap tulisan tersebut dapat memberikan manfaat bagi orang yang membacanya.

Pada awalnya aku bukanlah seorang yang menyukai dunia tulis-menulis, apalagi menulis sesuatu yang bersifat berat. Akan tetapi pengalaman membuatku sadar betapa menulis memberikan banyak manfaat dalam perjalanan hidupku ini. Aku mulai tertarik menulis saat aku sudah kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri Islam di kota Semarang, tepatnya di IAIN Walisongo Semarang.

Saat itu aku sudah menginjak semester 3, aku kenal dengan senior yang aktif di lembaga pers mahasiswa. Tanpa sepengetahuanku saat ada rekrutmen anggota baru aku sudah didaftarkan, dan saat bertemu aku diminta untuk membuat sebuah artikel singkat tentang pendidikan sebagai salah satu syarat masuk UKM jurnalistik di kampusku tersebut. Pada awalnya aku menolak karena aku merasa tidak bisa, namun berkat dorongan, motivasi serta bimbingannya tersebut akhirnya aku mampu menyelesaikan sebuah tulisan sederhana.

Setelah masuk dan berproses di LPM Edukasi Fakultas Tarbiyah, aku banyak sekali mendapatkan ilmu tentang bagaimana menulis yang baik dan benar. Aku semakin bersemangat saat senior yang mengenalkanku dengan dunia jurnalistik senantiasa membimbingku dan mengarahkanku agar menjadi penulis profesional. Setelah beberapa kali mencoba menulis, akhirnya aku memberanikan diri untuk mengirim artikel-artikel yang aku tulis ke media massa lokal.

Berkat perjuangan yang tak kenal lelah, akhirnya tulisanku pun muncul di media, saat pertama kali tulisanku keluar di Harian Suara Merdeka dalam forum debat mahasiswa aku begitu bahagia dan menambah semangatku untuk menulis dan menulis. Dan alhamdulilah bebarapa tulisanku akhirnya keluar lagi beberapa kali di Koran yang sama. Disamping dikenal banyak orang, paling tidak tulisanku dapat membawa manfaat bagi yang membacanya.

Disamping menulis di media massa, aku juga memutuskan untuk aktif menulis di dunia maya melalui media blog. Dengan media inilah aku mencoba mengaktualisasikan kegemaranku menulis. Dan sekali lagi ternyata menulis membawa banyak keuntungan, disamping banyak mendapatkan teman aku juga juga bisa mendapatkan berbagai keuntungan berupa materi karena sering mengikuti lomba ngeblog.

Bagiku seorang perempuan harus mampu menjadi seorang srikandi di era modern ini, paling tidak hal tersebut telah dibuktikan oleh teman-teman blogger yang telah berhasil menujukkan kualitas diri mereka melalui berbagai aktivitas yang telah mereka geluti selama ini. Bukan hanya sukses dalam karirnya dan pekerjaannya, mereka juga sukses dalam dunia tulis-menulis. Hal tersebut terbukti dengan adanya sebuah komunitas yang bernama “Kumpulan Emak2 Blogger”. Wadah inilah yang menjadi tempat para perempuan sukses di bidangnya masing-masing dan bidang kepenulisan baik menulis di media, buku maupun menulis di dunia maya.

Diadakannya ajang pemilihan “SrikandiBlogger 2013” juga merupakan bukti nyata betapa eksistensi perempuan yang memiliki identitas sebagai blogger sudah tidak diragukan lagi. Meskipun dalam ajang yang diselenggarakan oleh komuintas Emak-emak blogger yang bekerjasama dengan Acer dan juga Rinso beberapa waktu yang lalu aku belum berkesempatan untuk mengikuti, akan tetapi kompetisi tersebut bagiku adalah salah satu bukti nyata bahwa perempuan patut untuk dihargai.
 
Gambar pinjem dari SINI

Perhelatan yang menobatkan Mak Alaika Abdullah sebagai Juara Srikandi Blogger 2013, Mak Myra Anastasia sebagai Srikandi Persahabatan 2013, Mak Anazkia sebagai Srikandi Favorit 2013, Mak Haya Aliya Zaki sebagai Blogger Inspiratif dan Bunda Yati Rachmat sebagai Blogger dengan Lifetime Achievement merupakan sebuah moment tepat untuk menunjukkan kualitas para blogger perempuan khususnya dan perempuan Indonesia  pada umumnya. Selain itu ajang Acer Srikandi Blogger 2013 pada prinsipnya merupakan sebuah sarana efektif untuk memotivasi srikandi-srikandi blogger di seluruh tanah air agar mampu mengaktualisasikan dirinya dan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia.

Paling tidak hal itulah yang menjadi bukti nyata bahwa para pemenang ajang Acer Srikandi Blogger 2013 merupakan sosok yang selama ini telah berkecimpung di bidangnya masing-masing serta bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Sebagai contoh, Juara Srikandi Blogger 2013 (Mak Alaika Abdullah) adalah sosok yang selama ini telah mengabdikan diri dalam bidang kemanusian selama bertahun-tahun. Mak Myra Anastasia adalah sosok yang ramah dan banyak berbagi cerita tentang keseharian anak-anaknya melalui tulisan di rumah mayanya, Mak Anazkia adalah sosok keren dan sudah sukses menjadi admin Blogger Hibah Sejuta Buku, Bunda Yati adalah sosok istimewa yang tidak pernah berhenti untuk berkarya meskipun memasuki usia senja, dan Mak Haya Aliya Zaki adalah perempuan hebat sumber inspirasi bagi perempuan yang lain berkat tulisannya, dan finalis lainnya yang tentunya mumpuni dibidangnya masing-masing.

Namun, dibalik itu semua yang harus aku garis bawahi adalah, betapapun sibuknya para srikandi tersebut dalam pekerjaannya mereka tidak melupakan salah satu kewajiban mereka yaitu menulis. Karena dengan menulis pula sosok srikandi akan senantiasa dikenang selama mereka hidup maupun ketika mereka sudah tiada melalui berbagai karya yang telah mereka lahirkan.

So, Keep Blogging and Happy Blogging :)

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)