Farhat Abbas Vs Miftahudin

Gambar dari SINI
Farhat Abas, pengacara yang juga suami dari penyanyi Nia Daniati telah memantapkan diri untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden pada Pilpres 2014 mendatang. Jelas saja hal tersebut memunculkan kontroversi di tengah-tengah masyarakat. Sebagain masyarakat berpandangan bahwa pencalonan Farhat hanya dianggap sebagai sensasi saja untuk menaikkan popularitas dia. 

Selain itu banyak pihak juga mencibir langkah pengacara tersebut karena dianggap sebagai ”pungguk merindukan bulan”. Selain tidak memiliki pendukung yang jelas, Farhat juga tidak memiliki kendaraan politik. Padahal salah satu syarat mencalonkan diri sebagai presiden adalah melalui partai politik, sementara itu saat ini belum ada satupun parpol yang menyabut keinginannya tersebut.


Sah-sah saja seseorang mencalonkan diri sebagai seorang Presiden, apalagi Negara kita adalah Negara demokratis. Hanya saja, hal tersebut juga harus melihat syarat yang telah diatur dalam undang-undang. Selain itu, seorang capres juga harus memiliki elektabilitas tinggi serta memiliki track record yang baik dimata masyarakat. Sementara itu hingga saat ini Farhat Abbas dianggap belum memiliki kedua hal tersebut, justru di masyarakat Farhat lebih terkenal sebagai pengacara yang kontroversial dengan berbagai komentar-komentarnya yang sering menyinggung perasaan orang lain.

Bahkan saking PDnya Farhat Abbas mengaku bahwa salah satu modal nyalon presiden adalah karena ia ganteng… capekk dehh.. (see Here) Hal tersebut tentu saja kurang etis bagi calon pemimpin, karena hanya mengandalkan fisiknya saja tetapi kurang menimbang kemampuannya sebagai seorang pemimpin. Ya nggak???!! :p

Pro kontra seputar pencalonan Farhat Abbas menjadi calon presiden RI tahun 2014 mendatang perlu dimaklumi. Karena hal tersebut seakan menambah deretan kontroversi orang-orang yang ingin maju sebagai presiden RI di masa mendatang menggantikan Presiden SBY. Tentu saja salah satu capres yang saat ini dianggap kontroversi dan menjadi perbincangan adalah Rhoma Irama.

Dibalik itu semua, saya sebagai warga Negara Indonesia merasa apa yang dilakukan oleh Farhat Abbas maupun Rhoma Irama bukanlah bidangnya. Alangkah baiknya jika mereka melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan kapasitasnya, Rhoma Irama sebagai seniman dan da’i sedangkan Farhat Abbas sebagai seorang lawyer. Karena bagaimanapun juga orang yang benar adalah orang yang mau melakukan sesuatu sesuai bidangannya (right man on the right place)

Menurut saya, jika Farhat Abbas mencalonkan diri sebagai presiden RI karena kegantengan atau ketampanannya, maka saya mutlak tidak akan memilih Farhat, bagi saya, Bapak saya; Miftahudin lebih ganteng dan lebih tampan daripada Farhat Abbas.. wkwkwkwk
Gantengnya Bapak Miftahudin :)
Bagaimana menurut kawan semua? 

Keep Blogging and Happy Blogging!

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)